Posted by: Syarat Makna | December 25, 2008

Kekuatan Sang Pemenang

Kekuatan Sang Pemenang


Saat ini, begitu banyak fenomena di mana sebagian besar generasi muda kita berada dalam ketertinggalan dan keputusasaan, menjalani hidup tanpa arah tujuan yang jelas, selalu kalah oleh keadaan dalam setiap kondisi, mereka tidak memiliki semangat dalam menghadapi hidup, yang ada hanyalah rasa takut, takut untuk melangkah, takut untuk berbicara, takut dalam mengambil keputusan, dan takut dalam mengahadapi hidup. Seakan tak ada lagi harapan dalam hidupnya, yang ada hanya kegamangan, tak ada lagi percaya diri, yang ada hanyalah rasa pesimis, “saya tidak bisa, saya gagal”. Padahal seandainya kita merenungkan hakikat penciptaan manusia ialah untuk menjadi seorang pemenang, yang memiliki semangat dalam hidupnya, optimis, punya harapan dalam setiap langkahnya, dan yakin akan apa yang dilakukannya.

Banyak sekali bukti yang menandakan bahwa setiap kita adalah pemenang dalam setiap episode kehidupan kita, bukankah kita adalah manusia terbaik yang Allah ciptakan dan turunkan ke muka bumi ini. Coba kita dengarkan ketika adzan berkumandang, bukankah ada seruan “hayya ‘alal falaah” yang artinya marilah menuju kemenangan, sungguh seruan ini bukan hanya sekedar seruan untuk shalat, tetapi ia adalah seruan untuk kita mengeluarkan setiap potensi terbaik yang kita miliki, ia adalah seruan penyemangat bahwa kita adalah pemenang, tidak hanya dunia, tapi kelak hingga akhirat. Coba kita lihat, ketika proses pembuahan jutaan sperma sang ayah berlomba-lomba untuk membuahi sel telur sang ibu, bayangkan hanya satu sel telur diperbutkan oleh jutaan sel sperma yang nantinya akan menjadi manusia, dan diantara jutaan sperma itu anda adalah salah satunya, banyak yang gugur saat sperma berjuang untuk membuahi sel telur, karena begitu banyak rintangan yang harus dihadapi saat berlomba menuju sel telur itu, namun hanya satu yang berhasil sampai dan akhirnya membuahi sel telur sang ibu, dan itu adalah anda, ya andalah pemenang dan berhasil mengalahkan jutaan sperma yang lain. Satu bukti kecil yang seharusnya meyakinkan kita, bahwa kita adalah pemenang. Lalu apa yang menyebabkan dan menjadikan kita orang yang lemah, atau bahkan pecundang.

Setiap kita memiliki waktu yang sama 24 jam, namun yang membedakan adalah apa yang kita lakukan dan hasilkan dalam waktu 24 jam itu. Ada yang melakukan 1 pekerjaan, 2, 24, 50 atau bahkan seratus ekerjaan dalam waktu 24 jam itu. Dalam pekerjaan yang kita lakukan itu pun, ada yang menghasilkan kebaikan atau keburukan, tinggal bagaimana kita memilihnya, karena sesungguhnya, dalam hidup hanya ada dua jalan, kalau kita tidak dalam kebaikan, maka kita berada dalam keburukan. Seseorang yang berjiwa pemenang adalah bagaimana ia mampu memanfaatkan setiap waktunya dengan optimal, mengisinya dengan melakukan kebaikan-kebaikan untuk dirinya dan sekitarnya, ia mampu memilih mana yang seharusnya dilakukan. Seorang pemenang tidak akan pernah menyerah dengan keadaan sesulit apapun, karena ia tahu bahwa segala keadaan yang dihadapi adalah proses dalam mendewasakan dan menjadikan dirinya seorang pemenang.

Begitu banyak bukti yang menyatakan bahwa setiap kita adalah pemenang, orang yang sukses,tinggal bagaimana kita mampu memaknai arti pemenang itu sendiri. Memberi arti, apa hakikat sebuah kemenangan dan kesuksesan. Kuatkan keyakinan, milikilah harapan jangan sampai ia padam, tancapkan semangat sedalam-dalamnya, perbaiki dan perbaiki setiap keadaan, maka kemudian raihlah gelar sang pemenang.

::jejaksatria::


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: