Posted by: Syarat Makna | November 11, 2008

jejak mimpi

Kadang mimpi kita hadir di setiap jejak waktu yang kita lewati, ia sekan menjadi penyemangat di hari-hari kita, auranya yang senantiasa menjadikan wajah cerah, ia seakan menjadi bayang nyata yang menemani langkah, meski ketika ku sentuh belum mampu ku genggam, tapi hanya menunggu waktu saja genggaman itu nyata, Sering rasanya ia menemani setiap waktu disaat muhasabahku tiba, tapi mimpi itu bukan khayalan kosong yang menjanjikan dunia yang kosong, mimpi itu menjadi penyemangat bagiku, disaat kelemahanku datang, entah kenapa, ia seakan menjadi nyata saat kutatap lekat, begitu dekat, sangat dekat.

Jalan panjang yang saat ini kita lalui adalah rangkaian klasik kehidupan yang akan terus menjadi jejak dalam episode hidup, banyak jalan yang harus kita pilih untuk mencapai tujuan akhir perjalanan kita, seperti halnya kita menyusuri lorong panjang yang gelap dan begitu banyak lorong yang ada dihadapan kita, namun semuanya sama “Gelap!!!”, mungkin kita berharap akan adanya cahanya yang setidaknya menerangi langkah kaki kita, walau hanya sebuah keremangan cahaya, tapi itu cukup untuk mmbuat kaki kita melangkah di kegelapan. Begitulah hidup kita, jalan itu banyak sekali, gelap dalam arti yang tersirat, tapi bukan berarti gelapnya jalan adalah kesesatan, namun semua itu hanyalah gambaran jalan untuk kita menggapai masa depan kita, ya..gelap, karena memang kita tidak tahu seperti apa dan menjadi apa kita di lembaran waktu yang belum kita singgahi. Layaknya sebuah lilin dalam gelapnya lorong, mimpi itulah yang setidaknya akan memberikan setitik cahaya untuk kita dapat melewati jalan yang gelap itu, ya…mimpi itu layaknya sebuah harapan yang senantiasa akan menyala dalam diri kita, ia tak kan pernah mati ketika kita nyalakan, kecuali karena keegoan yang ada pada diri kita yang akan membuatnya padam, mimpi itulah yang menjadi kekuatan setiap orang yang memilikinya.

Mimpi adalah kekuatan yang sangat dahsyat, mimpi bukanlah angan kosong, ia akan menajdi nyata saat kita mampu menjaga dan berusaha meyakinkan bahwa ia adalah sesuatu yang akan kita genggam suatu saat nanti…Kawan, milikilah mimpi dalam hidup kita, jangan biarkan ia padam dalam kehidupan ini, nyalakan ia kembali, karena ia adalah teman kita dalam setiap kesendirian kita…

bermimipilah…jadilah sang pemimpi layaknya judul sebuah novel yang menjadi pembangun jiwa…

::shinichi::


Responses

  1. Dream as live forever den…..^^

    “Layaknya sebuah lilin dalam gelapnya lorong, mimpi itulah yang setidaknya akan memberikan setitik cahaya untuk kita dapat melewati jalan yang gelap itu”

    Gimana kalo lilinnya diganti sama senter?? kan lebih terang, trus lama abisnya, ga pake meleleh kalo mau abis, panas euy heehehhe….
    Tapi kalo pake senter ga romantis ya den gyahahaha….

    ::shinichi:: : yah ophie, kalo pake senter, abis bateranya harus beli lagi ke warung, kita pakei lilin yang ga meleleh phi..lilin-lilin putih hahaha….kayak lagu dangdut ajah…

  2. Artikel yang sangat menarik.
    Mimpi… dengan kata lain Visi & misi .. Kita semestinya menjaga mimpi kita untuk senantiasa hidup dalam hati kita.

    saya mengajak anda semua untuk berpikir positif….(Husnuzon)
    Kunjungi http://www.hibahbca.co.cc
    baca dan analisa dengan seksama, jangan ambil keputusan sebelum memahaminya dengan baik, dan jangan memberikan komentar sebelum Anda benar benar paham. Semoga program ini dapat dijadikan salah satu alternatif membangun kekuatan ekonomi umat.
    Think Positive !!!!

  3. berkunjung ya….


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: