Posted by: Syarat Makna | October 22, 2008

kepemimpinan #21

Kelembagaan Mahasiswa Dalam Mencetak Generasi Perubahan Yang Mampu Bergerak Dari Kampus Ke Negara”

(desinichi-jejaksatria)

Mahasiswa sebagai insan akdemis yang mempunyai idealiseme dan nilai-nilai yang masih terjaga memiliki potensi yang sangat besar dalam terwujudnya perubahan di masyarakat. Gelar “agent of change” yang berikan kepada mahasiswa seharusnya menjadi sebuah dorongan atau motivasi bagi mahasiswa, karena itu artinya masih ada sebuah harapan dan beban yang diberikan oleh masyarakat kepada mashasiswa untuk menjadi insan yang kelak akan membawa perubahan ke arah yang lebih baik. Indonesia yang saat ini berada dalam keadaan yang sulit dengan berbagai masalah yang tidak hentinya melanda negeri ini, membuat masyarakat semakin kesulitan. Begitu kompleksnya permasalahan negeri ini, bencana alam terjadi dimana-dimana, mulai dari tsunami, gempa di Jogja, lumpur lapindo, banjir dan lainnya, belum lagi dengan kondisi perekonomian negara yang sedang diguncang dengan ancaman krisis, apalagi dengan mental korupsi yang seakan sudah mendarah daging di tubuh para birkokrat dan secara tidak menyadari masyarakat kita pun melakukannaya baik dari masyarakat bawah sampai konglomerat sekalipun, entah akan seperti apa ibu pertiwi ini. Masyarakat Indonesia yang sebagian besar adalah petani yang menyebabkan Indonesia disebut sebagai negara agraris bahkan pernah merasakan swasembada pangan. Namun, sangat ironis ketika lahan pertanian semakin habis tergantikan oleh gedung-gedung tinggi yang mewah, industri-industri yang semakin menjamur, dan yang lebih menyakitkan adalah adanya kekuasaan yang menindas ketika lahan pertanian yang menjadi “syurga” bagi para petani digusur habis oleh mereka yang haus akan kepuasan materi yang tak pernah memikirkan orang lain. Indonesia yang dulu hijau karena pertaniannya, kini pemandangan itu berubah menjadi kabut-kabut asap yang menjadi limbah industri, akankah icon sebagai negara agraris akan tetap melekat pada Indonesia? .

Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa Indonesia sangat kaya akan sumberdaya alamnya, termasuk sumberdaya pertanian. Bahkan, seorang pakar ekonomi menyebutkan bahwa produk-produk pertanian Indonesia akan mampu bersaing dengan produk-produk negara-negara ASEAN lainnya. Namun permasalahannya, sebagaimana telah banyak disebutkan di atas, Indonesia masih sangat lemah dalam pengelolaan sumberdaya manusia. Kelemahan ini diperparah dengan rumitnya sistem birokrasi di negeri ini. Kelemahan-kelemahan ini jelas akan menghambat berkembangnya kemajuan-kemajuan di dalam bidang pertanian. Oleh karena itu, memang benar adanya bahwa dunia pendidikan memberi arti penting dalam melakukan perubahan-perubahan yang menuju pada perbaikan negeri ini. Bagaimana tidak, kualitas sumberdaya manusia Indonesia yang nantinya akan berperan untuk mengelola sumberdaya negeri ini akan tergantung dari bagaimana pola pendidikan yang diterapkan. Dengan kata lain, lahirnya karakter-karakter unggulan manusia Indonesia tergantung pada pendidikan dan perguruan tinggilah yang menjadi ujung tombak dalam menghasilkan karakter-karakter itu.

Ketika kita berbicara mengenai perubahan yang sebenarnya tidak terlepas dari kepemimpinan, karena dengan kepemimpinan lah kita akan mampu membuat sebuah perubahan, hal ini tidak akan terlepas dari sebuah keterampilan yang harus kita miliki dalam menyongsong perubahan itu, baik perubahan dalam bidang ekonomi, social budaya, politik dan yang akan kita tekankan adalah bidang pertanian yang menjadi potensi terbesar yang di miliki negeri kita ini. Seharusya kita mampu berfikir, kenapa Negara kita belum menjadi Negara yang termaju dari Negara lain, padahal kita memiliki ribuan pulau, lautan yang begitu luas, hutan yang begitu hijau, dan sumber daya alam yang begitu melimpah, bahkan sampai saat ini pun kita masih mengimpor beras, kedelai dan hasil pertanian yang lain yang seharusnya kita yang mengekspor ke Negara lain.

Perguruan tinggi yang seharusnya menajadi tumpuan bangsa ini dalam menciptakan insan-insan cerdas memiliki peranan besar bagi kemajuan negeri kita ini, kerana di sanalah mahasiswa dididik, baik secara ilmiah ataupun dalam penegembangan diri di luar kemampuan akademik, dengan berbagai organisasi mahasiswa yang berada di dalamnya, yang sebenarnya menjadi sebuah miniatur negara di lingkungan kampus. Karena itu, mahasiswa dan organisasi mahasiswa memilki peranan yang besar pula demi kemajuan pertanian Indonesia. Seharusnya dengan organisasi mahasiswa inilah, perguruan tinggi dapat mencetak mahasiswa yang memiliki keterampilan dalam kepemimpinan dan kepedulian sosialnya kepada masyarakat sekitar. Ini dapat menjadi modal awal agar bangsa ini dengan pertaniannya dapat bersaing dengan negara yang lain khususnya ASEAN, karena sumber daya manusianya yang mampu bersaing dan memiliki kapabilitas yang baik.

Perguliran kepemimpinan kampus akan segera dimulai, disanalah harapan-harapan akan bermunculan, akan adanya sebuah kepemimpinan yang mampu membawa perubahan ke arah yang lebih baik. Mulai dari TPB, Fakultas, Himpunan Profesi, Unit Kegiatan Mahasiswa, dan tingkat Universitas akan menggelar ajang ”pertandingan” bagi pemimpin-pemimpin bangsa ini. Kampus mempunyai peran yang besar dalam menentukan masa depan bangsa ini. Oleh karena itu, kelembagaan mahasiswa pun akan turut mempunyai andil yang besar dalam menghasilkan sumber daya yang unggul, karena di sanalah wadah dalam pengemgangan soft skill bagi mahasiswa. Apakah kita akan jadi pemain, penonton atau tidak dua-duanya sama sekali, minimal kita mampu menjadi penonton yang akan meramaikan setiap ”pertandingan”, yang juga mempunyai peran besar pada sang pemain. Ayo kita sukseskan ajang ”pertandingan” kepemimpinan ini, mulai dari fakultas sampai universitas. Ketika kita menginginkan akan adanya sebuah perubahan yang lebih baik, maka yakinkan bahwa kita pun termasuk orang yang berusaha membantu untuk membuat perubahan ke arah yang lebih baik lagi. Optimalkan kelembagaan mahasiswa yang ada di lingkungan kampus, pastikan bahwa diri kita menjadi orang yang dapat berpartisipasi dalam perubahan, sehingga lahir ah pemimpin yang memiliki idealisme yang mampu bergerak dari kampus ke negara.


Responses

  1. Dence….ni essay buat camping kemaren ya???
    hehehe

  2. ovi..kok dence manggilnya…ihhh…aing…

    deni..deni..aden..aden….

    iya ini essay yang kemarin. tapi di ubah…

  3. hwahaha….lah emang napa manggil Dence???
    takut terkesan….

    “Twuing….Ophie tiba-tiba menghilang”

  4. emangnya deni manusia malam apa..
    siang deni…
    malam dence…
    iih…amit-amit dah…

    ” mau ngejar ophie neh…
    twing wing wing…..”

  5. Den tau ga? si Idham masuk rumah sakit di Garut gara2 DBD, baru tadi sore aku dapet kabarnya

  6. iya, di Talun. Sama deasy juga gak bilang. dasar Idham!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: