Posted by: Syarat Makna | October 20, 2008

You Are Not Alone

Adalah bukan hal yang menyenangkan ketika harus hidup berpisah jauh dari keluarga. Kuliah seringkali menjadi salah satu penyebabnya. Senang, alhamdulillah, dreams come true nih. Sedih, duh, harus berpisah dengan orang-orang yang disayangi. Penuh harapan, semoga, ini adalah pilihan yang terbaik. Agak cemas juga, di tempat yang baru nanti bisa senyaman dengan yang sekarang tidak ya? mungkin inilah dulu yang sering kufikirkan, ketika pertama kali mendapatkan surat yang paling berharga dalam hidupku dari salah salah satu universitas yang berprestasi di indonesia, ya..IPB, Institut inilah yang menjadi pilihanku ketika mendaftar di jalur PMDK. Hasilnya…aku lolos dan diterima menjadi mahasiswa di sana. Ya..Aku harus meninggalkan kampung halamanku, mungkin hanya untuk beberapa tahun saja, tapi waktu terasa berat, bukan karena aku tidak terbiasa berpisah dengan keluarga di rumah, karena sejak kelas satu sma aku sudah kost. Tapi yang membuat aku takut, temanku, tempatku, prestasiku, apakah sama seperti yang dulu pernah hadir dalam hidupku,,,ah..mungkin itu hanya ketakutanku saja.

Namun, mau tidak mau..aku harus tetap berangkat menuju kampus tercinta, dengan tas cangklongku yang selalu ku bawa, dan tas besar yang ku jinjing, aku pun pergi, Ibu terus menangis dan tak henti-hentinya memelukku, kakak perempuanku pun juga, walau bagaimanapun aku tak bisa menyembunyikan kesedihanku, dengan tangisku di pelukan ibuku. Ah…ibu, nanti aku kembali. Itu awal yang pernah singgah dalam hidupku, “Aku sendiri, ah..bayang itu menemani perjalananku”…

Laa takhof wa laa tahzan, jangan takut dan jangan bersedih hati. Di sinilah indahnya Islam. Dalam QS Al Hujuraat ayat 10, Allah berfirman, Innamal mukminunal ikhwah, sesungguhnya orang-orang beriman itu bersaudara. Artinya, di manapun kita berada, walaupun jauh dari sanak keluarga, namun, ketika kita bersama dengan orang-orang yang beriman, pada hakikatnya kita tengah berkumpul dengan saudara kita pula.

Ah…benar, itu hanya ketakutanku saja, disana aku disambut…oh indahnya, aku bertemu dengan kawan dekatku…oh senangnya…

Don’t worry, be happy. Berada di tempat yang baru, bertemu dengan orang-orang baru, dengan lingkungan dan kebiasaan yang baru, memang bisa menimbulkan stres kalau tidak siap. Namun, berada di tempat yang baru, adalah juga berarti kesempatan untuk mendapat teman baru, bertambah sahabat dan memperbanyak saudara.

Imam Ghazali mengatakan bahwa persaudaraan antara orang beriman semata-mata karena iman adalah persaudaraan yang kukuh. Maka berbahagialah mereka yang menjalin persaudaraan karena ikatan iman, dengan orang-orang shaleh di sekitarnya, di rumah, kontrakan, kos, kampus, fakultas, organisasi, paguyuban, di mana saja. Apalagi di lembaga dakwah kampus, tempat berkumpulnya orang-orang shaleh yang satu fikrah, satu visi dan misi, satu tujuan, yang saling beramal jama’i dalam dakwah.

Persaudaraan di antara dua orang, kata Imam Ghazali, akan sempurna hanya apabila keduanya berteman untuk satu tujuan, sehingga mereka seperti satu jiwa. Hal ini akan mengharuskan mereka berdua untuk saling berpartisipasi dalam keadaan senang dan susah. Sebesar persaudaraan ini, sebesar pula seseorang akan merasakan nikmatnya dakwah menuju Allah dan nikmat bergabung dalam barisan Islam.

Nikmat saling menolong, saling memberi, saling berkunjung, akan mendatangkan nikmat yang lain pula, yaitu cinta Allah, sebagaimana sabda Rasulullah saw, ”Sesungguhnya Allah swt berfirman, ’Berhak atas cinta-Ku, (yaitu) orang-orang yang saling mengunjungi karena-Ku. Berhak atas cinta-Ku, (yaitu) orang-orang yang saling mencintai karena-Ku. Berhak atas cinta-Ku, (yaitu) orang-orang yang saling memberi karena-Ku. Dan berhak atas cinta-Ku, (yaitu) orang-orang yang saling menolong karena-Ku.” (HR. Ahmad dan Al Hakim)

So, let’s get it on. Ke manapun pergi, di manapun berada, yakinlah, you are not alone. Selama kita taat kepada Allah dan Rasul-Nya, dan senantiasa menjalin ukhuwah dengan orang-orang shaleh, maka di situ kita akan mendapatkan keluarga dalam ikatan persaudaraan yang kukuh, teman yang sebaik-baiknya.

”Dan barangsiapa yang mentaati Allah dan Rasul(Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu: Nabi-nabi, para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang shaleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya.” (QS An Nisaa’: 69).

Sudah dua tahun lebih aku di sini, pasti kesedihan itu akan kembali…karena aku akan pergi dari kampusku, menuju perjalanan yang berikutnya…

Tapi kawan, jangan takut, because “You Are Not Alone!!!”


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: