Posted by: Syarat Makna | October 15, 2008

Cintai Allah Yuk…!!!

” Cinta…kau manis tanpa gula

kau indah nan mempesona

oh…cinta, aku tak berdaya

kau begitu sempurna”

cie….hehe…

kalo orang lagi jatuh cinta ntu kali puisi nyang cocok buat die,

Gejala yang terjadi ketika pasien JATUH CINTA

1. Selalu mengingat yang dicintainya hingga koma (waha…)

2. Kekaguman yang berlebihan

3. Rela berkorban dalam keadaan meriang sekali pun

4. Ridha

5. Takut (apalagi kalau kehilangan..)

6.  Mengharap dalam dosis tinggi

7.  Mentaati segala yang di inginkan si Target., hee…

segera hubungi DOKTER CINTA…

rasanya dunia milik berdua yang lain ngontrak (atau ngekost kali ya..). fenomena yang wajar ketika seseorang jatuh cinta, bisa berubah 36000 derajat Celcius (lho…), yang tadinya kagak puitis, wuiih..kalo lagi falling in love (bener ga tulisannya???) pasti jadi orang yang paling puitis, rasanya dunia terasa indah dipandang, pokoknya beuh semuanya terasa begitu indah (lebay…).

Namun teman, tak sedikit orang yang kecewa karena cinta, sakit hati dan akhirnya menimbulkan kebencian yang begitu besar bahkan sampai ada yang mengakhiri hidupnya karena yang namanya CINTA.  apakah ada yang salah dengan CINTA? apa sebenarnya yang terjadi dengan kata CINTA itu sendiri?

Sesungguuhnya cinta itu adalah fitrah yang dimiliki oleh kita sebagai manusia yang normal, ia ada dalam hati kita, dalam naluri kita, ia muncul kapanpun, bahkan setiap detik. Cintanya seorang ibu kepada anaknya, sampai ia rela bersusah payah selama 9 bulan, tidur tidak nyenyak, tak cukup sampai disitu, ia  pun menyusui dan menyayangi si bayi, jangankan di cubit orang, ia rela mengejar nyamuk sampai dapet ketika si nyamuk menghisap darah si bayi (subhanallah..)…

Tahukah kawan, siapa yang paling mencintai kita sebenarnaya, ibu kita kah? ayah? kakak? adik? atau si diakah? (wahaa…langsung negative thinking neh…) maksudnya teman kita?…

pasti kita akan menjawab ibu (kebanyakan orang)…

ternyata Dilah ALLOH yang maha mencintai, maha menyayangi, Ialah yang lebih mencintai kita…

percaya?

coba kita merenung sejenak, siapa yang membuat jantung ini berdegup tak hentinya sampai saat ini kau masih mampu bernafas, siapa yang memberikan rizki dan nikmat hingga sampai saat ini kita masih bisa menatap dunia, tersenyum, tertawa… bukankah Alloh yang memberikannya kepada kita tanpa meminta bayaran. Begitu sayangnya Ia pada kita. Pertanyaannya, sebesar apa CINTA yang kita miliki untuk kita berikan pada-Nya???

” Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayatNya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal”

yupz..kawan, sesungguhnya cinta yang paling tinggi tingkatannya yang harus kita capai dan senantiasa kita jaga adalah cinta pada Allah, sehingga dengan ini kita akan merasakan ketenangan yang luar biasa karena yang kita Cintai selalu dekat dengan kita bahkan lebih dekat dari pada urat nadi kita.

So…kalo Alloh adalah Dzat yang paling kita cintai, maka jangan keget kalau gejala-gejala di atas akan kita alami selama kita masih bernafas, bahkan sampai ke akhirat..(wah…dahsyat kan?), cirinya terdapat dalam QS. Al-anfal:2.

Tentunya Kekaguman kita pada_Nya amat sangat besar, bagaimana tidak, Ia memberikan segala hal untuk kita, mau tahu ayatnya…

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang (Al-Fatihah:1)”

wajar dong, kalo kita sering menyebut-nyebut Nama orang yang kita kagumi, tul gaK???

selain itu juga, kita pasti akan rela berkorban untuk yang kita cintai, untuk Allah, seperti yang Alloh firmankan dalam ayat di bawah

Dan di antara manusia ada orang yang mengorbankan dirinya karena mencari keridhaan Allah; dan Allah Maha Penyantun kepada hamba-hamba-Nya. (Al-Baqarah:207)

Ketaatan pun akan kita berikan padanya, rasa takut dan mengharap, hanya kepada-Nya sebagai Dzat yang paling kita cintai . Itulah hakikat cinta yang paling tinggi kepada yang Maha tinggi, semoga kita adalah hamba yang dapat merasakan cinta-Nya yang agung, yan begitu manis.

Itulah cinta tertinggi, ada beberapa tingkatan cinta, mau tahu?

  • Cinta menghamba —hanya dengan Allah —untuk menyembah atau mengabdikan diri (QS. 2:21 )
  • Mesra —dengan Rasulullah dan Islam —untuk diikuti
  • Rasa rindu —dengan Mukminin (keluarga atau jamaah)— untuk saling kasih sayang dan saling mencintai (QS. 48:29 , 5:54 , 55 dan 56 )
  • Curahan hati — untuk kaum Muslimin umumnya — untuk persaudaraan Islam
  • Rasa simpati — pada manusia umumnya — untuk dida’wahi
  • Hubungan hati — hanya dengan benda-benda — untuk memanfaatkan

So..Cintailah Cinta fren, jangan tertipu dengan Cinta semu yang hanya akan menjauhkan kita dengan Yang Maha Mencinta, jangan terpedaya dengan keindahan Cinta yang palsu yang hanya mengedepankan kepuasan nafsu si Syaithan, karena ia manis saat menawarkan keindahannya.

” Cinta Kepada Allah

Cinta Rasul, Cinta Ibu Bapak

Cinta, kepada Ummat

Cinta Kepada Ketenangan”


“Cinta indah dalam hati, Menuai benih ketenangan dalam naluri…menyemai indah bunga hati…

mengukir taman indah syurgawi..Cinta Hakiki, Cinta Illahi”


Responses

  1. pakar cinta nih… (ko gantian..? =)

  2. oooh…selama ini teh jadi pakar cinta yah…
    hehe…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: