Posted by: Syarat Makna | October 12, 2008

Hari ini milikku…

kawan…terkadang kita seringkali menyesali apa yang terjadi pada kita

entah kejadian tahun lalu, ,bulan lau, minggu lalu, hari yang lalu, 1 jam yang lau. 1 menit yang lau, 1 detik yang lalu, dan semua yang telah kita lalui. Tahukan kawan, semua itu hanya akan membuat kita mengingat masa lalu, dan akankah kita sibuk dengan yang telah berlalu.

jalanilah hari ini, biarkan yang lalu menjadi sebuah pelajaran yang paling berharga…

kawan, hari kemarin adalah masa lalu kita yang tak akan pernah kembali, hari esok adalah masa depan yang kita tidak tahu apa yang akan terjadi dan hari ini adalah kenyataan dan hari ini adalah milik kita.

sesal hanya akan membuat asa kita semakin pudar, mengahapus semua angan dan cita yang selama ini mencoba untuk terus mengakar dalam relung harapan diri kita, ia hanya akan membuat mata yang bersina semakin redup tak terang dalam gelap dan kerasnya hidup kita, ia hanya akan membuat telinga ini tertutup tak mendengar gemuruh alam yang sebenarnya menyemangati kita, ia hanya akan membuat lida ini kelu wala hanya untuk mengatakan “semangat!!!”, berat dan seakan tak mampu untuk berkata apa lagi untuk bangkit, sehingga wajahpun tak lagi indah bercahaya, karena hanya ada sesal dan putus asa dalam kamus kita di hari itu.

Sesal itu pun hanya akan menyisakan kepedihan yang melumpuhkan langkah, pdahal teman, perjalanan kita masih begitu panjang, begitu banyak kelelahan yang menghalangi jejak kita, walaupun kita tidak akan tahu kapan kita akan berhenti, lalu akankan langkah ini akan terhenti hanya karena terbebani oelh rasa sesal yang ada. kawan, tataplah ke depan, jalan ini masih terbentang, masih ada hari ini, masih ada hari esok yang akan menemani dan menghitung seberapa jauh sudah kita melangkah.

Tersenyumlah, buang jauh rasa sesal dalam dada yang hanya akan membuat kita sesak, yakinlah perihnya diri kita, pedihnya luka, masih tak seberapa di banding dengan nikmat yang Ia berikan, masih banyak saudara kita yang tak seberuntung kita, mereka kehilangan harapan di hari-harinya, tak ada lagi kebahagiaan di mata mereka, yang ada hanya harapan kosong.

Ingat teman, hari ini milik kita yang akan menjadi saksi menjadi siapa dan apa diri kita, lihatlah…pohon masih tegak berdiri samabil melambaikan hijaunya daun, bunga pun masih bermekaran, lebah pun masih terbang menjelajahi hari-harinya, airpun masih terus mengalir. ” Langkah kita akan terhenti ketika waktu pun sudah terhenti”..

Kawan, memang benar terkadang kita perlu motivasi dari orang lain, tapi tahukan kawan…semangat itu akan ada ketika kita mampu memotivasi diri kita di setiap waktunya…

Ukirlah hari ini, dengan keindaan warna warni duniamu..(jejaksatria)


Responses

  1. ,,,,khas ketua PSDM TPB IPB,,,

  2. @deasy: yo’i donk. deni gitu lho.

    yuph, setuju, carpe diem! ^^

  3. khas…apaan tuh????

    deasy temennya damora ya???

  4. deni kura-kura dalam perahu
    pura-pura tidak tau

    “Kabur…..”
    Hahahaha….

  5. dasar opi….
    opi bukan kura-kura dalam perahu…
    tapi kura-kura keselek perahu…wahahaa….

    pi,,,minta sertifikat ke bu mega gih…

  6. Mmmm…..hari senen kali ya ngambil sertifikatnya sekalian minta foto2nya hahahaha

  7. deni minta fotonya ya….hahaha….
    kita reunian yuk…haha…baru kemaren…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: