<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>jejaksatria</title>
	<atom:link href="http://jejaksatria.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jejaksatria.wordpress.com</link>
	<description>mencari jejak-jejak kehidupan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 07 Sep 2009 03:26:03 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='jejaksatria.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/374da5c03f5642e0d82f34ea91aa360d?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>jejaksatria</title>
		<link>http://jejaksatria.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Kekuatan dalam Kelemahan</title>
		<link>http://jejaksatria.wordpress.com/2009/09/07/kekuatan-dalam-kelemahan/</link>
		<comments>http://jejaksatria.wordpress.com/2009/09/07/kekuatan-dalam-kelemahan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Sep 2009 03:26:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jejaksatria</dc:creator>
				<category><![CDATA[muhasabah]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jejaksatria.wordpress.com/?p=252</guid>
		<description><![CDATA[&#8230;setiap tangisan hati yang merindu, sejatinya adalah mengakui kelemahan diri pada yang Maha Kuat, tak ada yang bisa menghapusnya, kecuali hati yang tunduk pada ketawadhuannya&#8230;
TanpaMu aku lemah dan tiada berarti…
Itulah sebuah kalimat yang menunjukan ketidakberartian seorang manusia di hadapan Tuhannya. Setiap kita merasakan hal yang berbeda di dunia ini, ada yang hartanya melimpah, jabatannya tinggi, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jejaksatria.wordpress.com&blog=4803019&post=252&subd=jejaksatria&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:center;"><em>&#8230;setiap tangisan hati yang merindu, sejatinya adalah mengakui kelemahan diri pada yang Maha Kuat, tak ada yang bisa menghapusnya, kecuali hati yang tunduk pada ketawadhuannya&#8230;</em></p>
<p style="text-align:center;"><strong><em>TanpaMu aku lemah dan tiada berarti…</em></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Itulah sebuah kalimat yang menunjukan ketidakberartian seorang manusia di hadapan Tuhannya. Setiap kita merasakan hal yang berbeda di dunia ini, ada yang hartanya melimpah, jabatannya tinggi, bahkan merasa kelebihan dengan apa yang dimilikinya saat itu. Ada pula yang untuk makan keseharian pun masih bingung, jangankan jabatan, ia pun tak tahu seperti apa posisinya ditengah kumpulan manusia dilingkungannya, tetapi ada pula yang kehidupannya merasa cukup dengan apa yang ada saat itu. Jangan pernah berfikir bahwa mereka yang berkecukupan tak pernah punya masalah dengan rasa cukupnya, apalagi yang serba kekurangan, setiap orang akan diuji sesuai dengan apa yang dimilikinya saat itu, jikalah mereka yang memiliki harta banyak, maka ujiannya pun tak lepas dari hartanya yang banyak dan melimpah, begitupun yang hidupnya kekurangan, maka  akan diuji dengan kekurangannya. Setiap kita memiliki kelemahan, maka Allah akan menguji dititik terlemah kita.</p>
<p style="text-align:justify;">Tergantung bagaimana sesorang bisa menyadari bahwa apa yang dihadapinya adalah sebuah ujian, kenikmatan dan cobaan pun adalah ujian. Begitu banyak orang yang angkuh akan kehidupan yang dimilikinya saat itu, merasa paling hebat, merasa paling memiliki segalanya, semua miliknya, sehingga ketika Allah mengambil atas apa yang dimilikinya, seakan tak meneima dan menyalahkan Allah.</p>
<p style="text-align:justify;">Maka semestinya kita sadari bahwa kita sejatinya adalah makhluk yang lemah di hadapan Tuhan kita, sehingga tak ada keangkuhan tatkala kelebihan ada dalam diri, dan tak ada kesedihan saat kekurangan menemani diri kita. Karena pastinya kita yakin bahwa sesungguhnya Allah Maha Kuat dan Allah Maha Kaya sehingga tak ada lagi keangkuhan dan ketakutan pada diri kita.</p>
<p style="text-align:justify;">Lahirlah ketawadhuan dikala senang ataupun kesusahan , <strong>setiap tangisan hati yang merindu, sejatinya adalah mengakui kelemahan diri pada yang Maha Kuat, tak ada yang bisa menghapusnya, kecuali hati yang tunduk pada ketawadhuannya.</strong> Bahwa kita adalah makhluk yang lemah di hadapan Tuhan kita.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:right;">Memory 1 Ramadhan 1430 H / 22 Agustus 2009 14.50 WIB</p>
Posted in muhasabah Tagged: cinta <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jejaksatria.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jejaksatria.wordpress.com/252/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jejaksatria.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jejaksatria.wordpress.com/252/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jejaksatria.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jejaksatria.wordpress.com/252/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jejaksatria.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jejaksatria.wordpress.com/252/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jejaksatria.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jejaksatria.wordpress.com/252/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jejaksatria.wordpress.com&blog=4803019&post=252&subd=jejaksatria&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jejaksatria.wordpress.com/2009/09/07/kekuatan-dalam-kelemahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/54653e590e856c4af946d8f0578eb568?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jejaksatria</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Metamorphose QGEN &#8211; ATOM INDONESIA training and consulting&#8230;.coming soon</title>
		<link>http://jejaksatria.wordpress.com/2009/05/14/metamorphose-qgen-atom-indonesia-training-and-consulting-coming-soon/</link>
		<comments>http://jejaksatria.wordpress.com/2009/05/14/metamorphose-qgen-atom-indonesia-training-and-consulting-coming-soon/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 May 2009 05:05:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jejaksatria</dc:creator>
				<category><![CDATA[motivation]]></category>
		<category><![CDATA[mimpi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jejaksatria.wordpress.com/?p=240</guid>
		<description><![CDATA[ATOM INDONESIA training and consulting
Posted in motivation Tagged: mimpi      <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jejaksatria.wordpress.com&blog=4803019&post=240&subd=jejaksatria&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div id="attachment_241" class="wp-caption aligncenter" style="width: 486px"><img class="size-full wp-image-241" title="atom-indonesia" src="http://jejaksatria.files.wordpress.com/2009/05/atom-indonesia.jpg?w=476&#038;h=540" alt="semnagat" width="476" height="540" /><p class="wp-caption-text">semangat</p></div>
<p style="text-align:center;"><strong>ATOM INDONESIA training and consulting</strong></p>
Posted in motivation Tagged: mimpi <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jejaksatria.wordpress.com/240/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jejaksatria.wordpress.com/240/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jejaksatria.wordpress.com/240/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jejaksatria.wordpress.com/240/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jejaksatria.wordpress.com/240/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jejaksatria.wordpress.com/240/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jejaksatria.wordpress.com/240/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jejaksatria.wordpress.com/240/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jejaksatria.wordpress.com/240/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jejaksatria.wordpress.com/240/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jejaksatria.wordpress.com&blog=4803019&post=240&subd=jejaksatria&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jejaksatria.wordpress.com/2009/05/14/metamorphose-qgen-atom-indonesia-training-and-consulting-coming-soon/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/54653e590e856c4af946d8f0578eb568?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jejaksatria</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://jejaksatria.files.wordpress.com/2009/05/atom-indonesia.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">atom-indonesia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Antara Hati dan Diri</title>
		<link>http://jejaksatria.wordpress.com/2009/05/07/antara-hati-dan-diri/</link>
		<comments>http://jejaksatria.wordpress.com/2009/05/07/antara-hati-dan-diri/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 May 2009 04:53:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jejaksatria</dc:creator>
				<category><![CDATA[muhasabah]]></category>
		<category><![CDATA[mimpi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jejaksatria.wordpress.com/?p=235</guid>
		<description><![CDATA[Antara Hati dan Diri






Berbicara masalah hati, seakan kita menerawang ke  ruang dimensi yang amat dalam,  dimensi yang begitu tinggi yang sulit untuk dipastikan baik atau buruknya. Percaya atau tidak, ketika kita berkutat dengan yang namanya hati, kita tak tahu baik atau buruknya kondisi  hati seseorang, karena begitu abstraknya ruang hati ini. Jangankan untuk mengetahui kondisi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jejaksatria.wordpress.com&blog=4803019&post=235&subd=jejaksatria&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="center"><strong>Antara Hati dan Diri</strong></p>
<p align="center">
<p align="center"><strong><img class="alignnone" title="hatiku" src="http://api.ning.com/files/44ON0KVnxGiNoU8aeBe-ce7PS1k-L4*HEzomzJ2qkzKa9*2p3-h4jNhMPgyzeiGF2PeYMBjzWum93qkbxB3ZXLUFmAHrUXOL/bayif7.jpg" alt="" width="432" height="648" /><br />
</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="font-size:14pt;line-height:115%;"><br />
</span></strong></p>
<p align="center"><strong></strong><strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Berbicara masalah hati, seakan kita menerawang ke  ruang dimensi yang amat dalam,  dimensi yang begitu tinggi yang sulit untuk dipastikan baik atau buruknya. Percaya atau tidak, ketika kita berkutat dengan yang namanya hati, kita tak tahu baik atau buruknya kondisi  hati seseorang, karena begitu abstraknya ruang hati ini. Jangankan untuk mengetahui kondisi hati, terkadang kita pun sulit untuk mendeinisikan hati itu sendiri, sperti apa bentuknya, dimana sesungguhnya, dan yang paling ironis, terkadang seseorang bingung , apakah ia memiliki hati atau tidak. Mungkin kita sering mendengar, di tubuh kita ada segumpal daging, ketika ia baik, maka baik pulalah diri kita, dan ketika ia buruk, maka buruk pulalah diri kita.</p>
<p style="text-align:justify;">Pernahkah terlintas pertanyaan dalam diri kita, seperti  apakah kondisi hati kita saat ini? Karena begitu tipisnya kondisi benar dan salahnya hati, sampai seseorang tak menyadari kondisi hatinya. Oleh karena itu sahabat, sudahkan kita mengenal hati kita, sudahkah kita faham akan hati kita kita ini, sulit memang untuk mengenal dan memahami hati diri kita sendiri, karena kita berhadapan dengan dimensi yang amat sangat abstrak, tapi bukan berarti kita tidak tahu akan kondisi hati kita. Banyak orang mengatakan bahwa hati adalah raja diri, benarkah? Ya, ia ibarat pusaran inti yang berada dalam diri kita ini, kemana ia berputar, maka yang lainnya mengikuti putaran itu. Ia pun seperti pusat yang memiliki sinar, yang ketika terang maka terang pulalah sekelilingnya, namun ketika ia gelap, maka gelap gulitalah yang lainnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Sahabatku, ada apa sebenarnya antara diri dan hati kita, apa yang terjadi selama kita hidup diantara keduanya. Ya &#8230;ternyata begitu besar pengaruh hati terhadap diri kita ini, setiap sikap dan tingkah yang ada tak lepas dari peran dari hati ini. Sikap kita menunjukan seperti apa hati kita, itulah ungkapan yang tepat menurut saya. Karena setiap ucap, dan sikap diri, menjadi gambaran isi hati yang ada dalam diri kita, menunjukan seberapa baik dan buruknya kwalitas hati kita. Sebuah ungkapan mengatakan, sebuah teko yang isinya air kopi, maka ketika teko itu dituangkan pasti akan mengeluarkan kopi, itulah ungkapan tentang hati dan aktivitas diri kita, buruknya hati akan mengakibatkan buruk pula tingkah kita, dan baiknya hati akan menjadikan sikap dan tingkah kita pun baik.</p>
<p style="text-align:justify;">Seperti dalam sebuah syair lagu <em>“ hati adalah cermin, tempat pahala dan dosa bertarung…”.</em> Benar, dalam hati kita senantiasa sampai akhir hidup kita ada pertempuran yang setiap detiknya silih berganti kemenangan dan kekalahan, tegantung kwalitas hati dan diri kita saat itu. Pertempuran itu antara pengaruh kebaikan dan pengaruh keburukan, yang setiap saat tak henti-hentinya terus bertarung, beradu pengaryh, siapa yang paling kuat, itulah yang yang berpengaruh, berpengaruh terhadap warna hati, yang tentunya berpengaruh pada pilihan diri, kebaikan atau keburukan, kebenaran atau kesesatan yang muncul, itu semua tergantung siapa yang memenangkan pertarungan, si pahala atau dosa<em>…..(continued)….</em></p>
Posted in muhasabah Tagged: mimpi <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jejaksatria.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jejaksatria.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jejaksatria.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jejaksatria.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jejaksatria.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jejaksatria.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jejaksatria.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jejaksatria.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jejaksatria.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jejaksatria.wordpress.com/235/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jejaksatria.wordpress.com&blog=4803019&post=235&subd=jejaksatria&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jejaksatria.wordpress.com/2009/05/07/antara-hati-dan-diri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/54653e590e856c4af946d8f0578eb568?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jejaksatria</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://api.ning.com/files/44ON0KVnxGiNoU8aeBe-ce7PS1k-L4*HEzomzJ2qkzKa9*2p3-h4jNhMPgyzeiGF2PeYMBjzWum93qkbxB3ZXLUFmAHrUXOL/bayif7.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">hatiku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Activity Management [Manajemen Aktivitas]</title>
		<link>http://jejaksatria.wordpress.com/2009/04/04/227/</link>
		<comments>http://jejaksatria.wordpress.com/2009/04/04/227/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Apr 2009 09:38:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jejaksatria</dc:creator>
				<category><![CDATA[QGENERS]]></category>
		<category><![CDATA[mimpi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jejaksatria.wordpress.com/2009/04/04/227/</guid>
		<description><![CDATA[Activity Management
[Manajemen Aktivitas]
Sebelum melangkah pada pengertian manajemen, ada hal esensial yang harus kita pahami terlebih dahulu. ”Sudahkah kita mengenal dan memahami pola aktivitas harian kita dengan baik?”, ”Sudahkah kita mampu mengukur seberapa mampu kita melakukan sesuatu?”, dan terakhir, ”Sudahkah kita benar-benar mengenal dengan baik siapakah sebenarnya diri kita?”. Tanpa kita menemukan jawaban-jawaban pertanyaan tersebut dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jejaksatria.wordpress.com&blog=4803019&post=227&subd=jejaksatria&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><h2 style="text-align:center;">Activity Management</h2>
<h2 style="text-align:center;">[Manajemen Aktivitas]</h2>
<p style="text-align:justify;">Sebelum melangkah pada pengertian manajemen, ada hal esensial yang harus kita pahami terlebih dahulu. ”Sudahkah kita mengenal dan memahami pola aktivitas harian kita dengan baik?”, ”Sudahkah kita mampu mengukur seberapa mampu kita melakukan sesuatu?”, dan terakhir, ”Sudahkah kita benar-benar mengenal dengan baik siapakah sebenarnya diri kita?”. Tanpa kita menemukan jawaban-jawaban pertanyaan tersebut dengan baik, kita akan mengalami kesulitan dalam me-manage aktivitas kita. Bagaimana kita bisa mengatur, kalau apa yang akan kita atur tidak kita ketahui dengan baik. Sehingga intinya adalah; Kenali pola aktivitas, kemudian manage dengan baik!</p>
<p style="text-align:justify;">Manajemen berasal dari bahasa Prancis kuno “management”, yang memiliki arti “seni melaksanakan dan mengatur”. Pengaturan ini tidak berada di ruang hampa. Ia harus diletakan dalam lanskap sebuah kehidupan manusia dengan segala kompleksitas masalah yang dihadapinya. Me-manage aktivitas dengan sendirinya berarti melaksanakan aktivitas sehari-hari yang terkelola atau berada dalam pengaturan secara optimal untuk mencapai tujuan secara efektif dan efisien.</p>
<p style="text-align:justify;">Nah, untuk sukses mengelola aktivitas harian, ada empat hal yang senantiasa kita harus lakukan, yaitu :</p>
<p style="text-align:justify;">1. Perencanaan aktivitas yang rinci dan Jelas</p>
<p style="text-align:justify;">Kegiatan pertama seseorang yang ingin sukses dalam me-manage aktivitasnya adalah melakukan perencanaan secara rinci dan jelas. Hal ini dimaksudkan agar sejumlah aktivitas yang akan dilakukan bisa terukur dengan mudah serta dapat diprediksi dengan akurat. Bentuk perencanaan ini dalam teknisnya bisa dilakukan pada malam hari sebelum tidur atau pada saat pagi-pagi sekali, sebelum ada aktivitas harian. Untuk teknis kita bisa menuliskannya di buku agenda harian khusus, handphone, active desktop calendar pada komputer/laptop atau bisa juga pada kertas apapun yang dianggap bisa menjadi media pengingat aktivitas. Semakin jelas rinciannya, maka akan semakin baik pula hasil yang akan diperoleh oleh seseorang. Segala kemungkinan buruk-pun dengan leluasa dapat terprediksi dengan jelas. Selain aktivitas harian, kita juga dapat merancang aktivitas mingguan atau bulanan. Rencana ini ditulis pada minggu atau bulan sebelum minggu/bulan yang bersangkutan.</p>
<p style="text-align:justify;">2. Pengorganisian agenda aktivitas</p>
<p style="text-align:justify;">Pengorganisasian atau organizing berarti menciptakan suatu mekanisme teknis maupun non teknis yang terintegrasi sedemikian rupa sehingga potensi diri bisa dioptimalkan dengan baik untuk mencapai visi tertentu. Pengorganisasian ini juga bertujuan mengatur suatu kegiatan besar yang mungkin sangat strategis bagi kehidupan seseorang menjadi kegiatan-kegiatan operasional yang lebih kecil dan sederhana. Pengorganisasian aktivitas ini misalnya, ketika seseorang ingin menjadi entrepreneur sukses, maka ia harus mulai melakukan sejumlah aktivitas-aktivitas kecil yang dia siapkan sebagai landasan bagi aktivitas besar tersebut. Contoh teknis yang lain misalnya, ketika seseorang yang sedang studi S1 atau S2 akan menyusun skripsi, maka dengan sendirinya dia harus mulai melakukan aktivitas-aktivitas kecil pendukung pembuatan skripsinya seperti; jalan-jalan ke perpustakaan atau toko buku untuk hunting bahan penulisan, melakukan browsing internet untuk mendapatkan bahan terpilih, atau aktivitas kecil lainnya yang relevan.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-227"></span>3. Pengelolaan Aktivitas</p>
<p style="text-align:justify;">Mengelola aktivitas adalah suatu tindakan untuk mengusahakan seluruh sumberdaya yang ada (tenaga, pikiran, waktu serta dana) untuk mencapai sasaran sesuai dengan perencanaan yang diinginkan.. Jadi pengelolaan aktivitas artinya adalah mengatur ritme sumber daya pribadi dengan penuh kesadaran untuk mencapai tujuan yang dikehendaki secara efektif. Dalam hal ini yang dibutuhkan adalah kepemimpinan (leadership) secara personal. Dalam proses pengelolaan aktivitas, pada praktiknya kita akan dibenturkan dengan manajemen waktu dan manajemen prioritas.</p>
<p style="text-align:justify;">Mengenai manajemen waktu, dalam Al-Qur’anul Karim Surat Al-Ashr (103): 1-3, Allah berfirman yang artinya sebagai berikut ; 1. Demi masa.2. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,3. kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shalih dan nasihat menasihati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran. Ayat tersebut menjelaskan bahwa manusia memang benar-benar berada dalam kerugian apabila tidak memanfaatkan waktu yang telah diberikan oleh Allah secara optimal untuk mengerjakan perbuatan-perbuatan baik. Atau betapa sering kita mendengar pepatah yang mengatakan “Time is money”. Namun kemudian yang menjadi pertanyaan adalah ada berapa banyak diantara kita yang benar-benar dapat memanfaatkan waktu yang kita miliki dengan sebaik-baiknya?</p>
<p style="text-align:justify;">Ketika kita ingin mengatur aktivitas hidup dan membuatnya menyenangkan, sebagai permulaan yang kita butuhkan adalah manage our time. Kenyataan menunjukkan, seringkali terdapat perbedaan antara pencapai the real success dan orang-orang yang meski sibuk namun ternyata tidak pernah sampai pada titik dimanapun. Sehingga tidak mengejutkan jika dalam perusahaan dan industri dewasa ini, pengaturan waktu menjadi suatu kebutuhan.  Namun tahukah kita bahwa sebenarnya pengaturan waktu tidak jauh berbeda dengan manajeman diri? Pada kenyataanya, kita tidak akan dapat mengatur waktu, tetapi yang dapat kita lakukan adalah mengatur diri sendiri dan apa yang kita lakukan dalam setiap kesempatan. Kebanyakan ahli sepakat bahwa sukses merupakan hasil dari kebiasaan. Oleh sebab itu, langkah pertama yang harus dilakukan adalah membiasakan diri bagaimana kita menggunakan waktu, yakni dimulai dengan kebiasaan kita (kontrol diri). Dan kebiasaan ini dimulai sebagai pembuatan keputusan secara sadar. Kemudian sekali kita bisa, seterusnya kebiasaan baik ini akan menjadi  hal yang natural.</p>
<p style="text-align:justify;">Dan ingat, hal penting yang perlu dihindari dalam manajemen waktu adalah kebiasaan menunda pekerjaan. Disadari atau tidak, banyak sekali dari kita yang biasa menunda suatu pekerjaan yang telah diagendakan, kemudian menukarnya dengan sesuatu yang kurang penting. Hindari sedapat mungkin kalimat “masih ada hari esok”. Bahkan jika memungkinkan kita menyelesaikan agenda yang dijadwalkan lebih awal, kita bisa mengerjakan tugas/agenda lain lebih awal dari deadline, bukan?l</p>
<p style="text-align:justify;">Selanjutnya, berbicara mengenai manajemen prioritas [aulawiyat] berarti kita dihadapkan untuk memilih satu atau sebagian dari sejumlah perkara yang halal. Dan yang penting untuk digarisbawahi adalah memilih sesuatu yang diprioritaskan bukan berarti meninggalkan atau membatalkan suatu pekerjaan yang satu demi untuk mengerjakan pekerjaan yang lain. Maksudnya adalah mendahulukan mana yang lebih tepat didahulukan, memberinya lebih banyak alokasi dan dukungan waktu, tenaga serta sarana lainnya yang diperlukan. Tentu saja dalam pendefinisiannya, prioritas ini bersifat unik. Artinya apa yang penting bagi seseorang belum tentu dianggap penting bagi yang lain.</p>
<p style="text-align:justify;">Beberapa personal yang mempunyai kapasitas personal yang besar, biasanya memiliki amanah dan tanggung jawab organisasi yang lebih banyak pula, apakah itu lebih dari dua, tiga, empat atau bahkan lebih. Semua itu kembali ke kapasitas personal masing-masing. Namun, ketika kita telah memilih dan memutuskan untuk mengambil lebih dari satu amanah dan tanggung jawab organisasi dalam satu waktu maka mau tidak mau, konsekuensi dari keputusan tersebut adalah pengorbanan yang lebih besar. Artinya, kita dituntut untuk bisa bersikap profesional dan tidak menjadikan banyak tanggung jawab sebagai alasan untuk tidak maksimal pada tanggung jawab yang lain. Ada dua pilihan yang dapat dilakukan ketika kita dihadapkan pada lebih dari satu tanggung jawab; meningkatkan kapasitas personal atau melepas salah satu tanggung jawab  yang ada. Ingat, Allah tidak menilai seberapa banyak amanah dan tanggung jawab yang diemban personal, tetapi seberapa optimal kita melaksanakan tanggung jawab itu, bukan? Sebagaimana Allah berfirman, “ Bekerjalah kamu, maka Allah dan rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) yang mengetahui akan yang ghaib dan nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.” [QS. At-Taubah:105]</p>
<p style="text-align:justify;">Pada konsepnya setiap manusia memiliki wilayah “public area” dan “private area”.</p>
<h2 style="text-align:center;">Public Area vs Private Area</h2>
<p style="text-align:justify;">Public Area	Private Area</p>
<p style="text-align:justify;">Semakin tinggi dan besar amanah dan tanggung jawab seseorang, itu artinya wilayah private nya akan semakin kecil dan wilayah public nya akan semakin besar. Artinya waktu,fisik, materi yang dikontribusikan untuk kepentingan private [untuk kepentingan personal] akan semakin kecil dan sebaliknya kontribusi waktu, fisik, materi pada wilayah public akan semakin besar.</p>
<p style="text-align:justify;">Ketika kita berada dalam forum sebuah organisasi, maka kita dituntut untuk selalu 100 persen untuk organisasi tersebut. Sekali lagi jangan jadikan kesibukan lain kita sebagai alasan untuk tidak tuntas menjalankan amanah dan tanggung jawab dengan baik. Ingat, semuanya adalah pilihan! Termasuk memilih lebih dari satu tanggung jawab yang telah menjadi keputusan kita. Dan ketika kita telah membuat pilihan, maka tidak ada kata lain yang paling cocok untuk dikatakan kecuali “Bertanggung jawab dan siap dengan konsekuensi”.</p>
<p style="text-align:justify;">4. Evaluasi atau Pengawasan (Controling)</p>
<p style="text-align:justify;">Pengawasan merupakan tindakan seseorang untuk menilai dan mengendalikan jalannya suatu aktivitas yang mengarah demi tercapainya tujuan yang telah ditetapkan. Untuk mengevaluasi aktivitas harian, dapat dilakukan di malam hari sebelum tidur sambil mempersiapkan agenda pada hari selanjutnya. Begitu halnya dengan aktivitas mingguan atau bulanan, kita bisa evaluasi sesuai periode aktivitas tersebut ditetapkan.</p>
<p style="text-align:justify;">Satu hal yang penting diingat dalam mekanisme evaluasi adalah, evaluasi bukan sekedar formalitas !! Ingat sabda Rasul,”Barang siapa yang hari ini sama dengan hari kemarin, maka dia termasuk orang-orang yang merugi” [HR. Dailami]. Artinya, ketika kita mengevaluasi sesuatu, tanamkan dalam diri sebuah komitmen untuk ke depannya hal yang dievaluasi tidak akan terulang kembali, yang intinya harus berubah menjadi lebih baik dan lebih baik.</p>
<p style="text-align:justify;">The last is straighten our intention that all we’ll do are just to get His blessing (Allah SWT). (puspi eko wiranthi-qgeners)</p>
Posted in QGENERS Tagged: mimpi <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jejaksatria.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jejaksatria.wordpress.com/227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jejaksatria.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jejaksatria.wordpress.com/227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jejaksatria.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jejaksatria.wordpress.com/227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jejaksatria.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jejaksatria.wordpress.com/227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jejaksatria.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jejaksatria.wordpress.com/227/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jejaksatria.wordpress.com&blog=4803019&post=227&subd=jejaksatria&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jejaksatria.wordpress.com/2009/04/04/227/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/54653e590e856c4af946d8f0578eb568?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jejaksatria</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Muara Kesabaran</title>
		<link>http://jejaksatria.wordpress.com/2009/02/19/muara-kesabaran/</link>
		<comments>http://jejaksatria.wordpress.com/2009/02/19/muara-kesabaran/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Feb 2009 13:40:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jejaksatria</dc:creator>
				<category><![CDATA[motivation]]></category>
		<category><![CDATA[mimpi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jejaksatria.wordpress.com/?p=223</guid>
		<description><![CDATA[Muara Kesabaran




Layaknya tanah liat yang di bakar, kemudian dibentuk menjadi sebuah guci yang masih hitam, lalu kemudian di keringkan dan dibakar kembali, yang setelah itu di ulas oleh cat-cat terbaik untuk menghiasi guci agar indah di pandang, sehingga Nampak cantik saat di jadikan hiasan rumah. Seperti itulah kita dibentuk oleh sang pencipta, suatu proses panjang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jejaksatria.wordpress.com&blog=4803019&post=223&subd=jejaksatria&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="font-size:14pt;line-height:115%;">Muara Kesabaran</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="font-size:14pt;line-height:115%;"><br />
</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><img class="aligncenter" title="sabar" src="http://www.taccywebsite.org/images/pray.jpg" alt="" width="485" height="364" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Layaknya tanah liat yang di bakar, kemudian dibentuk menjadi sebuah guci yang masih hitam, lalu kemudian di keringkan dan dibakar kembali, yang setelah itu di ulas oleh cat-cat terbaik untuk menghiasi guci agar indah di pandang, sehingga Nampak cantik saat di jadikan hiasan rumah. Seperti itulah kita dibentuk oleh sang pencipta, suatu proses panjang yang melelahkan dan memerlukan energi dan kesabaran yang kuat.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Di sadari atau tidak, hidup ini adalah sebuah proses yang rumit dan panjang, sebelum kita terlahir ke dunia, bukankah begitu lelahnya ibu mengandung dengan segala beban dan rasa sakit yang luar biasa, pun ketika kita dilahirkan, antara hidup dan mati diperjuangkan, apakah ibu yang bertahan atau sang bayi yang bertahan, bahkan sebaliknya, namun akan sangat membahagiakan ketika keduanya bertahan. Itulah awal yang penuh perjuangan dan memrlukan kesaaran sang ibu.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Tempaan hidup pun di mulai ketika kita mulai mengerti akan hidup, layaknya tanah liat yang di bakar untuk akhirnya menjadi guci yang indah. Begitupun dengan hidup kita, ujian dan cobaan terus dan akan terus mengiringi kehidupan kita, rasa lelah akan kehidupan akan terus menjadi batu penghalang kita dalam melangkah, maju atau mundur itulah pilihannya. Semua proses panjang itu pasti akan ada dalam episode hidup kita dan harus dilalui. Perlu adanya kesabaran dalam melaluinya, kesabaran yang tak pernah padam oleh waktu.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Kesabaran tak ada batasnya, itu yang seharusnya kita fahami, karena sesungguhnya kita yang menentukan kadar kesabaran dalam diri kita, semuanya kembali pada diri kita, maka sudah sepantasnya kita memahami arti sebuah kesabaran. Belajarlah dari kehidupan yang kita lalui, sebesar apa kadar kesabaran yang kita miliki, mudah memang untuk katakan, tapi bukan hal yang sulit juga untuk kita lakukan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Tempaan hidup yang begitu keras yang dilalui dengan kesabaran, hingga akhirnya kita mampu melewati jalan panjang yang melelahkan, yakinlah setiap proses yang dilalui dengan penuh kesabaran akan menghasilkan kualitas diri kita yang semakin baik, karena seyogyanya semakin panjang waktu yang kita miliki dalam hidup kita, maka semakin banyak hikmah yang kita dapat dari kehidupan kita, sehingga kita mampu belajar dari semuanya, untuk akhirnya menjadi diri yang terus lebih baik.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Maka akan ada akhir yang indah ketika semuanya mampu dilalui, akan ada hasil yang menakjubkan ketika semuanya terlewati dengan penuh kesabaran, kebahagiaan dan kualitas diri yang lebih baik yang akan menjadi akhir terindah setelah semuanya mampu dilalui, itulah muara kesabaran yang akan kita rasakan, tak peduli sepanjang dan seberat apa proses yang akan kita hadapi, semuanya pasti bias dilalui.</p>
Posted in motivation Tagged: mimpi <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jejaksatria.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jejaksatria.wordpress.com/223/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jejaksatria.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jejaksatria.wordpress.com/223/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jejaksatria.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jejaksatria.wordpress.com/223/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jejaksatria.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jejaksatria.wordpress.com/223/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jejaksatria.wordpress.com/223/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jejaksatria.wordpress.com/223/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jejaksatria.wordpress.com&blog=4803019&post=223&subd=jejaksatria&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jejaksatria.wordpress.com/2009/02/19/muara-kesabaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/54653e590e856c4af946d8f0578eb568?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jejaksatria</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.taccywebsite.org/images/pray.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">sabar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Believe In Yourself</title>
		<link>http://jejaksatria.wordpress.com/2009/02/19/believe-in-yourself/</link>
		<comments>http://jejaksatria.wordpress.com/2009/02/19/believe-in-yourself/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Feb 2009 13:28:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jejaksatria</dc:creator>
				<category><![CDATA[motivation]]></category>
		<category><![CDATA[mimpi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jejaksatria.wordpress.com/?p=220</guid>
		<description><![CDATA[Believe In Yourself


Begitu banyak hal yang dapat mempengaruhi keadaan kita, menjadikan hari-hari kita berbeda setiap detiknya, yang bisa menjadikan kita orang yang paling bahagia atau bahkan sebaliknya. Detik-detik hidup yang kita lalui memiliki warna dan rasa yang berbeda, kejadian yang kita alami, masalah yang kita hadapi, semuanya terus bergulir  dan silih berganti antara baik atau [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jejaksatria.wordpress.com&blog=4803019&post=220&subd=jejaksatria&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="font-size:14pt;line-height:115%;" lang="IN">Believe </span></strong><strong><span style="font-size:14pt;line-height:115%;">In</span></strong><strong><span style="font-size:14pt;line-height:115%;"> </span></strong><strong><span style="font-size:14pt;line-height:115%;">Y</span></strong><strong><span style="font-size:14pt;line-height:115%;" lang="IN">ourself</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><strong><span style="font-size:14pt;line-height:115%;" lang="IN"><img class="aligncenter" title="believe" src="http://www.atpm.com/13.10/tim-allen/images/Steps%20of%20Despair-420.jpg" alt="" width="420" height="262" /><br />
</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN">Begitu banyak hal yang dapat mempengaruhi keadaan kita, menjadikan hari-hari kita berbeda setiap detiknya, yang bisa menjadikan kita orang yang paling bahagia atau bahkan sebaliknya. Detik-detik hidup yang kita lalui memiliki warna dan rasa yang berbeda, kejadian yang kita alami, masalah yang kita hadapi, semuanya terus bergulir  dan silih berganti antara baik atau sebaliknya. Sungguh begitu banyak hal yang dapat mempengaruhi diri kita, entah itu hal yang baik atau buruk, hal yang bisa membuat kita tersenyum bahagia atau menangis penuh kepiluan. Pagi, siang, sore, hingga malam harinya, akan menjadi keadaan yang berbeda dengan apa yang kita lakukan dan kita hasilkan saat itu. Tapi berbeda atau tidaknya keadaan kita dalam hari-hari yang kita lewati akan bergantung pada diri kita, kefahaman akan hidup, kefahaman akan segala yang di hadapi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN">Ada kalanya ketika kita terbangun pada pagi hari dengan segala keindahan dan pesonanya, namun saat itu, keadaan tak seperti yang  kita harapkan terjadi. Itulah saat ketika kita harus memberitahu dan meyakinkan pada diri kita sendiri, bahwa keadaan akan semakin membaik, keadaan akan bisa kita hadapi, tak ada kata menyerah dan mengeluh, semuanya akan mengandung hikmah yang akan semakin mendewasakan kita, keadaan itu takkan mengubah pagi yang indah menjadi suram buram dalam kegelapan, tak lantas mentari langsung tenggelam, semuanya akan berjalan baik, tak berubah sedikit pun, hanya perlu keyakinan diri  yang menjadikan semuanya menjadi indah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN">Ada saat ketika ada orang yang mengecewakan kita, membuat kita sedih, seakan tak ada lagi yang bisa kita percaya. Itulah waktu, ketika kita harus mengingatkan diri sendiri, untuk percaya dan yakin pada penilaian dan pendapat kita sendiri, untuk tetap fokus pada keyakinan diri sendiri, dan mengatakan bahwa semuanya bisa dilakukan, semuanya akan baik-baik saja, dunia tak lantas menjadi tandus. Itulah saat dimana kita harus menyadari akan tantangan dan perubahan yang harus dihadapi dalam hidup yang kita jalani. Semunya tergantung pada diri kita sendiri, bagaimana menerimanya, bagaimana kita bisa ikhlas akan semua keadaan yang dihadapi, semuanya kita yang memilih dan menentukan seperti apa kita menghadapinya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN">Tetaplah jaga diri pada arah yang tepat untuk mecapai tujuan. Cita dan harapan yang telah kita goreskan di lembaran hidup, semuanya pasti bisa kita capai, hanya kita yang bisa menentukan semuanya. Memang tidak mudah untuk melakukannya, tapi yakinlah bahwa masa-masa sulit yang kita hadapi dan singgah dalam kehidupan kita, akan menyadarkan kita akan jati diri yang sesungguhnya, jati diri yang sering kita sebut saat kita beranjak dewasa dulu. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN">Masa-masa sulit itu akan ada dan pasti kita rasakan suatu saat nanti atau bahkan saat ini, hari-hari dimana penuh dengan frustasi, penuh dengan tanggung jawag yang membebani, berat untuk dihadapi. Ingatlah, untuk tetap yakin pada diri sendiri dan segala yang kita cita dan harapkan dalam hidup kita. Semua tantangan dan perubahan itu hanya akan membantu kita dalam mendewasakan diri dan menemukan makna diri dan jati diri yang selam ini kita cari, menemukan tujuan yang selama ini memang diperuntukan bagi kita, ia tak akan mengubah keadaan sedikit pun. Maka tak ada jalan lain, yakinlah akan diri sendiri, yakin akan kemampuan diri, bahwa semuanya bisa di hadapi dan semuanya akan menjadi hari-hari yang baik, walau keadaan yang terus berbeda setiap waktunya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><span lang="IN"><span style="color:#ff9900;">::de_shinichi-ksatria::</span><br />
</span></p>
Posted in motivation Tagged: mimpi <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jejaksatria.wordpress.com/220/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jejaksatria.wordpress.com/220/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jejaksatria.wordpress.com/220/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jejaksatria.wordpress.com/220/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jejaksatria.wordpress.com/220/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jejaksatria.wordpress.com/220/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jejaksatria.wordpress.com/220/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jejaksatria.wordpress.com/220/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jejaksatria.wordpress.com/220/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jejaksatria.wordpress.com/220/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jejaksatria.wordpress.com&blog=4803019&post=220&subd=jejaksatria&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jejaksatria.wordpress.com/2009/02/19/believe-in-yourself/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/54653e590e856c4af946d8f0578eb568?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jejaksatria</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.atpm.com/13.10/tim-allen/images/Steps%20of%20Despair-420.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">believe</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>hilangnya yang kumiliki</title>
		<link>http://jejaksatria.wordpress.com/2009/02/09/hilangnya-yang-kumiliki/</link>
		<comments>http://jejaksatria.wordpress.com/2009/02/09/hilangnya-yang-kumiliki/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Feb 2009 09:35:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jejaksatria</dc:creator>
				<category><![CDATA[curahan rasa]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jejaksatria.wordpress.com/?p=217</guid>
		<description><![CDATA[terkadang rasa nimkat terasa begitu dalam, sesaat begitu hilangnya sesuatu yang kita miliki hilang. ya Allah, begitu kuasanya Kau&#8230;(nanti lanjutin nulisnya tentang: hilangnya yang kumiliki hehe&#8230;)
Posted in curahan rasa Tagged: cinta      <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jejaksatria.wordpress.com&blog=4803019&post=217&subd=jejaksatria&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>terkadang rasa nimkat terasa begitu dalam, sesaat begitu hilangnya sesuatu yang kita miliki hilang. ya Allah, begitu kuasanya Kau&#8230;(nanti lanjutin nulisnya tentang: hilangnya yang kumiliki hehe&#8230;)</p>
Posted in curahan rasa Tagged: cinta <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jejaksatria.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jejaksatria.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jejaksatria.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jejaksatria.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jejaksatria.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jejaksatria.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jejaksatria.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jejaksatria.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jejaksatria.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jejaksatria.wordpress.com/217/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jejaksatria.wordpress.com&blog=4803019&post=217&subd=jejaksatria&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jejaksatria.wordpress.com/2009/02/09/hilangnya-yang-kumiliki/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/54653e590e856c4af946d8f0578eb568?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jejaksatria</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>bayang dalam remang</title>
		<link>http://jejaksatria.wordpress.com/2009/01/12/bayang-dalam-remang/</link>
		<comments>http://jejaksatria.wordpress.com/2009/01/12/bayang-dalam-remang/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Jan 2009 09:25:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jejaksatria</dc:creator>
				<category><![CDATA[puisi kita]]></category>
		<category><![CDATA[mimpi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jejaksatria.wordpress.com/?p=211</guid>
		<description><![CDATA[sungguh
bukan karena aku tak tahu apa yang berada dibalik tirai itu
bayang gelap yang menutup keremangan
hanya saja sejenak terdiam
untuk sekedar menatap lekat
entah kenapa aku yang  terjebak
dalam kelam yang tak gelap tak juga terang
hanya jalan yang tak jua jelas
Posted in puisi kita Tagged: mimpi      <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jejaksatria.wordpress.com&blog=4803019&post=211&subd=jejaksatria&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>sungguh</p>
<p>bukan karena aku tak tahu apa yang berada dibalik tirai itu</p>
<p>bayang gelap yang menutup keremangan</p>
<p>hanya saja sejenak terdiam</p>
<p>untuk sekedar menatap lekat</p>
<p>entah kenapa aku yang  terjebak</p>
<p>dalam kelam yang tak gelap tak juga terang</p>
<p>hanya jalan yang tak jua jelas</p>
Posted in puisi kita Tagged: mimpi <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jejaksatria.wordpress.com/211/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jejaksatria.wordpress.com/211/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jejaksatria.wordpress.com/211/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jejaksatria.wordpress.com/211/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jejaksatria.wordpress.com/211/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jejaksatria.wordpress.com/211/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jejaksatria.wordpress.com/211/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jejaksatria.wordpress.com/211/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jejaksatria.wordpress.com/211/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jejaksatria.wordpress.com/211/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jejaksatria.wordpress.com&blog=4803019&post=211&subd=jejaksatria&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jejaksatria.wordpress.com/2009/01/12/bayang-dalam-remang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/54653e590e856c4af946d8f0578eb568?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jejaksatria</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hanya Sebatas Puisi</title>
		<link>http://jejaksatria.wordpress.com/2009/01/06/hanya-sebatas-puisi/</link>
		<comments>http://jejaksatria.wordpress.com/2009/01/06/hanya-sebatas-puisi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Jan 2009 11:44:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jejaksatria</dc:creator>
				<category><![CDATA[puisi kita]]></category>
		<category><![CDATA[mimpi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jejaksatria.wordpress.com/?p=208</guid>
		<description><![CDATA[ Mengejar Mentari 

kau ingin tahu&#8230;
siapa yang ada dalam bayang mentari itu
hanya berupa remang yang tak juga jelas
dibalik pohon kelapa itu
apakah kau tahu&#8230;
kapan ia datang lalu diam disitu?
menatap metari yang semakin redup
makin memerah hingga membuat bayang semu&#8230;
kau tahu&#8230;
kenapa dia diam disitu&#8230;
sendiri seolah tak bergeming,,,
hanya diam dan menatap&#8230;
kawan&#8230;
dia hanya sejenak melintas&#8230;
dia hanya sekejap berdiri&#8230;
tak lama dia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jejaksatria.wordpress.com&blog=4803019&post=208&subd=jejaksatria&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/tsmileys2/40.gif" alt="" /> Mengejar Mentari <img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/tsmileys2/40.gif" alt="" /></p>
<p><img class="alignleft" title="mentari" src="http://wish10flickr.files.wordpress.com/2008/06/sun-cute1.jpg?w=221&#038;h=124" alt="" width="221" height="124" /><br />
kau ingin tahu&#8230;<br />
siapa yang ada dalam bayang mentari itu<br />
hanya berupa remang yang tak juga jelas<br />
dibalik pohon kelapa itu</p>
<p>apakah kau tahu&#8230;<br />
kapan ia datang lalu diam disitu?<br />
menatap metari yang semakin redup<br />
makin memerah hingga membuat bayang semu&#8230;</p>
<p>kau tahu&#8230;<br />
kenapa dia diam disitu&#8230;<br />
sendiri seolah tak bergeming,,,<br />
hanya diam dan menatap&#8230;</p>
<p>kawan&#8230;<br />
dia hanya sejenak melintas&#8230;<br />
dia hanya sekejap berdiri&#8230;<br />
tak lama dia akan berlari&#8230;<br />
mengejar mentari itu&#8230;</p>
Posted in puisi kita Tagged: mimpi <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jejaksatria.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jejaksatria.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jejaksatria.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jejaksatria.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jejaksatria.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jejaksatria.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jejaksatria.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jejaksatria.wordpress.com/208/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jejaksatria.wordpress.com/208/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jejaksatria.wordpress.com/208/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jejaksatria.wordpress.com&blog=4803019&post=208&subd=jejaksatria&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jejaksatria.wordpress.com/2009/01/06/hanya-sebatas-puisi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/54653e590e856c4af946d8f0578eb568?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jejaksatria</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/tsmileys2/40.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/tsmileys2/40.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://wish10flickr.files.wordpress.com/2008/06/sun-cute1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">mentari</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Memaknai Untuk Akhirnya Memahami</title>
		<link>http://jejaksatria.wordpress.com/2009/01/05/memaknai-untuk-akhirnya-memahami/</link>
		<comments>http://jejaksatria.wordpress.com/2009/01/05/memaknai-untuk-akhirnya-memahami/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Jan 2009 09:51:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jejaksatria</dc:creator>
				<category><![CDATA[motivation]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jejaksatria.wordpress.com/?p=205</guid>
		<description><![CDATA[
&#8220;Memahami&#8221;, kata yang memiliki makna yang sangat dalam, begitu seringnya kata ini terucap namun tak banyak orang yang justru &#8216;faham&#8217; dengan kata &#8220;memahami&#8221; ini. memang banyak arti yang melekat dalam kata ini, memahami bisa diartikan mengerti tentang sesuatu hal. Banyak orang yang sakit hati dan kecewa karena tidak terlalu mengerti apa makna dari &#8220;memahami&#8221; ini. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jejaksatria.wordpress.com&blog=4803019&post=205&subd=jejaksatria&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" title="memahami" src="http://surrender2god.files.wordpress.com/2007/07/100050220_745b358dbe_blog.jpg?w=493&#038;h=306" alt="" width="493" height="306" /></p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Memahami&#8221;, kata yang memiliki makna yang sangat dalam, begitu seringnya kata ini terucap namun tak banyak orang yang justru &#8216;<em>faham&#8217;</em> dengan kata <em>&#8220;memahami&#8221; </em>ini. memang banyak arti yang melekat dalam kata ini, memahami bisa diartikan mengerti tentang sesuatu hal. Banyak orang yang sakit hati dan kecewa karena tidak terlalu mengerti apa makna dari &#8220;<em>memahami&#8221;</em> ini. banyak hal yang masih tersembunyi, layaknya sebuah misteri, kata inilah yang penuh misteri. seseorang bisa kecewa dengan dirinya sendiri, tak peduli dengan dirinya, tak lagi berfikir baik untuk akhirnya melakukan yang baik untuk dirinya, karena hilangnya makna <em>&#8220;memahami&#8221;</em> ini, ya&#8230; ia tak pernah bisa memaknai  kata <em>&#8220;memahami&#8221;</em> ini, <strong><em>memahami diri sendiri.</em></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Sahabat. terkadang kita tahu seperti apa memahami, tapi kita jarang bisa memaknai lebih dalam kata ini. Sulit memang, begitu banyak kondisi yang harus di hadapi, dan tentunya setiap kondisi yang kita alami harus senantiasa kita fahami, tak hanya banyaknya kondisi yang ada, tapi bagaimana kita bisa memandang setiap kondisi dari berbagai sisi, sehingga akhirnya kita bisa memahami kondisi yang ada, dan kita pun bisa tahu apa yang seharusnya kita lakukan.</p>
<p style="text-align:justify;">Bukankah kita pun sulit untuk memahami diri kita sendiri. Seandainya kita tanyakan itu pada diri sendiri, saya yakin tak banyak orang yang akan menjawab <strong><em>&#8220;ya&#8221; </em></strong>dengan tegas bahwa ia sudah memahami dirinya sendiri. Banyak faktor yang menyebabkan mengapa terkadang kita tak mampu untuk memahami diri sendiri. Ketika pada kondisi tersulit yang sedang kita hadapi, banyak orang yang berputus asa dengan apa yang dihadapinya, seakan semuanya sulit, sangat sulit, ia tak tahu apa yang harus dilakukan lagi, seakan tak ada lagi jalan yang bisa di lalui untuk lepas dan akhirnya berlari dari semua kondisi tersulit ini, bukankah hal ini terjadi ketika kita tak memahami diri sendiri, kita tak pernah faham alur hidup yang kita inginkan, kita tak faham seperti apa kelebihan yang kita miliki, kita tak faham kekuatan apa yang kita miliki, kita tak faham betapa sempurnanya Allah menciptakan kita dengan segala potensi  yang maha dahsyat yang kita miliki, kita tak faham apa yang menyebabkan kondisi tersulit itu terjadi pada kita, begitu banyak ketidakfahaman kiat dengan diri sendiri.</p>
<p style="text-align:justify;">Sahabat, pernahkah kita sejenak untuk merenungi diri sendiri, dikeheningan malam yang lembut, hanya kita dan Dia yang hadir, mencoba menanyakan pada diri sendiri apa sebenarnya yang kita inginkan? apa hal yang membuat kita bahagia? apa kelemahan yang selama ini mengakar dalam diri kita? apa kelebihan yang menjadi kekuatan yang dimiliki? apa hal terindah yang ingin kita rasakan? apa hal yang sudah kita lakukan untuk orang-orang di sekitar kita? berapa banyak dosa yang sudah kita lakukan? berapa kebaikan yang sudah kita lakukan? tanyakan semua yang ada dalam diri kita, bisakan kita jawab, maka seharusnya kita bisa menjawabnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Bukan hanya ketika kondisi tersulit yang bisa membuat kita hilang arah, bukankah tidak sedikit orang yang diberi kenikmatan, bergelimang harta, jabatan dan semua yang seharusnya membbiat semuanya bahagia, tapi banyak yang justru tidak merasakan kebahagiaan hidup, yang ada hanya ketakutan, kegundahan dan kegersangan yang ada. Lalu apa yang membuat semuanya takut, kalau bukan karena tidak memahaminya diri sendiri.</p>
<p style="text-align:justify;">Coba kita lihat ke luar sana, lihatlah anak-anak kecil yang bermain begitu riang dan cerianya ia bermain, menendang bola, memainkan boneka, tersenyum, tertawa, menari di tengah kebun bunga yang indah. Apa yang membuat mereka seperti itu? bukankah mereka bisa tersenyum, tertawa, bahagia karena mereka tahu apa yang bisa membuat mereka tersenyum, mereka tahu boneka amat lucu, bola amat berharga untuk dimainkan, bunga betapa menyejukkan dan tarian yang membahagiakan.</p>
<p style="text-align:justify;">sahabat&#8230;cobalah kita fahami diri kita ini, banyak hal yang bisa kita lakukan, banyak hal yang sebenarnya kita inginkan, banyak hal yang tersimpan dalam diri kita dan belum kita temukan&#8230;. <span style="color:#ff0000;"><em>(to be continued)</em></span></p>
Posted in motivation Tagged: cinta <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jejaksatria.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jejaksatria.wordpress.com/205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jejaksatria.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jejaksatria.wordpress.com/205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jejaksatria.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jejaksatria.wordpress.com/205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jejaksatria.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jejaksatria.wordpress.com/205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jejaksatria.wordpress.com/205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jejaksatria.wordpress.com/205/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jejaksatria.wordpress.com&blog=4803019&post=205&subd=jejaksatria&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jejaksatria.wordpress.com/2009/01/05/memaknai-untuk-akhirnya-memahami/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/54653e590e856c4af946d8f0578eb568?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jejaksatria</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://surrender2god.files.wordpress.com/2007/07/100050220_745b358dbe_blog.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">memahami</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>