
semangat
ATOM INDONESIA training and consulting
May 14, 2009
Muara Kesabaran

Layaknya tanah liat yang di bakar, kemudian dibentuk menjadi sebuah guci yang masih hitam, lalu kemudian di keringkan dan dibakar kembali, yang setelah itu di ulas oleh cat-cat terbaik untuk menghiasi guci agar indah di pandang, sehingga Nampak cantik saat di jadikan hiasan rumah. Seperti itulah kita dibentuk oleh sang pencipta, suatu proses panjang yang melelahkan dan memerlukan energi dan kesabaran yang kuat.
Di sadari atau tidak, hidup ini adalah sebuah proses yang rumit dan panjang, sebelum kita terlahir ke dunia, bukankah begitu lelahnya ibu mengandung dengan segala beban dan rasa sakit yang luar biasa, pun ketika kita dilahirkan, antara hidup dan mati diperjuangkan, apakah ibu yang bertahan atau sang bayi yang bertahan, bahkan sebaliknya, namun akan sangat membahagiakan ketika keduanya bertahan. Itulah awal yang penuh perjuangan dan memrlukan kesaaran sang ibu.
Tempaan hidup pun di mulai ketika kita mulai mengerti akan hidup, layaknya tanah liat yang di bakar untuk akhirnya menjadi guci yang indah. Begitupun dengan hidup kita, ujian dan cobaan terus dan akan terus mengiringi kehidupan kita, rasa lelah akan kehidupan akan terus menjadi batu penghalang kita dalam melangkah, maju atau mundur itulah pilihannya. Semua proses panjang itu pasti akan ada dalam episode hidup kita dan harus dilalui. Perlu adanya kesabaran dalam melaluinya, kesabaran yang tak pernah padam oleh waktu.
Kesabaran tak ada batasnya, itu yang seharusnya kita fahami, karena sesungguhnya kita yang menentukan kadar kesabaran dalam diri kita, semuanya kembali pada diri kita, maka sudah sepantasnya kita memahami arti sebuah kesabaran. Belajarlah dari kehidupan yang kita lalui, sebesar apa kadar kesabaran yang kita miliki, mudah memang untuk katakan, tapi bukan hal yang sulit juga untuk kita lakukan.
Tempaan hidup yang begitu keras yang dilalui dengan kesabaran, hingga akhirnya kita mampu melewati jalan panjang yang melelahkan, yakinlah setiap proses yang dilalui dengan penuh kesabaran akan menghasilkan kualitas diri kita yang semakin baik, karena seyogyanya semakin panjang waktu yang kita miliki dalam hidup kita, maka semakin banyak hikmah yang kita dapat dari kehidupan kita, sehingga kita mampu belajar dari semuanya, untuk akhirnya menjadi diri yang terus lebih baik.
Maka akan ada akhir yang indah ketika semuanya mampu dilalui, akan ada hasil yang menakjubkan ketika semuanya terlewati dengan penuh kesabaran, kebahagiaan dan kualitas diri yang lebih baik yang akan menjadi akhir terindah setelah semuanya mampu dilalui, itulah muara kesabaran yang akan kita rasakan, tak peduli sepanjang dan seberat apa proses yang akan kita hadapi, semuanya pasti bias dilalui.
February 19, 2009
Believe In Yourself

Begitu banyak hal yang dapat mempengaruhi keadaan kita, menjadikan hari-hari kita berbeda setiap detiknya, yang bisa menjadikan kita orang yang paling bahagia atau bahkan sebaliknya. Detik-detik hidup yang kita lalui memiliki warna dan rasa yang berbeda, kejadian yang kita alami, masalah yang kita hadapi, semuanya terus bergulir dan silih berganti antara baik atau sebaliknya. Sungguh begitu banyak hal yang dapat mempengaruhi diri kita, entah itu hal yang baik atau buruk, hal yang bisa membuat kita tersenyum bahagia atau menangis penuh kepiluan. Pagi, siang, sore, hingga malam harinya, akan menjadi keadaan yang berbeda dengan apa yang kita lakukan dan kita hasilkan saat itu. Tapi berbeda atau tidaknya keadaan kita dalam hari-hari yang kita lewati akan bergantung pada diri kita, kefahaman akan hidup, kefahaman akan segala yang di hadapi.
Ada kalanya ketika kita terbangun pada pagi hari dengan segala keindahan dan pesonanya, namun saat itu, keadaan tak seperti yang kita harapkan terjadi. Itulah saat ketika kita harus memberitahu dan meyakinkan pada diri kita sendiri, bahwa keadaan akan semakin membaik, keadaan akan bisa kita hadapi, tak ada kata menyerah dan mengeluh, semuanya akan mengandung hikmah yang akan semakin mendewasakan kita, keadaan itu takkan mengubah pagi yang indah menjadi suram buram dalam kegelapan, tak lantas mentari langsung tenggelam, semuanya akan berjalan baik, tak berubah sedikit pun, hanya perlu keyakinan diri yang menjadikan semuanya menjadi indah.
Ada saat ketika ada orang yang mengecewakan kita, membuat kita sedih, seakan tak ada lagi yang bisa kita percaya. Itulah waktu, ketika kita harus mengingatkan diri sendiri, untuk percaya dan yakin pada penilaian dan pendapat kita sendiri, untuk tetap fokus pada keyakinan diri sendiri, dan mengatakan bahwa semuanya bisa dilakukan, semuanya akan baik-baik saja, dunia tak lantas menjadi tandus. Itulah saat dimana kita harus menyadari akan tantangan dan perubahan yang harus dihadapi dalam hidup yang kita jalani. Semunya tergantung pada diri kita sendiri, bagaimana menerimanya, bagaimana kita bisa ikhlas akan semua keadaan yang dihadapi, semuanya kita yang memilih dan menentukan seperti apa kita menghadapinya.
Tetaplah jaga diri pada arah yang tepat untuk mecapai tujuan. Cita dan harapan yang telah kita goreskan di lembaran hidup, semuanya pasti bisa kita capai, hanya kita yang bisa menentukan semuanya. Memang tidak mudah untuk melakukannya, tapi yakinlah bahwa masa-masa sulit yang kita hadapi dan singgah dalam kehidupan kita, akan menyadarkan kita akan jati diri yang sesungguhnya, jati diri yang sering kita sebut saat kita beranjak dewasa dulu.
Masa-masa sulit itu akan ada dan pasti kita rasakan suatu saat nanti atau bahkan saat ini, hari-hari dimana penuh dengan frustasi, penuh dengan tanggung jawag yang membebani, berat untuk dihadapi. Ingatlah, untuk tetap yakin pada diri sendiri dan segala yang kita cita dan harapkan dalam hidup kita. Semua tantangan dan perubahan itu hanya akan membantu kita dalam mendewasakan diri dan menemukan makna diri dan jati diri yang selam ini kita cari, menemukan tujuan yang selama ini memang diperuntukan bagi kita, ia tak akan mengubah keadaan sedikit pun. Maka tak ada jalan lain, yakinlah akan diri sendiri, yakin akan kemampuan diri, bahwa semuanya bisa di hadapi dan semuanya akan menjadi hari-hari yang baik, walau keadaan yang terus berbeda setiap waktunya.
::de_shinichi-ksatria::
February 19, 2009

“Memahami”, kata yang memiliki makna yang sangat dalam, begitu seringnya kata ini terucap namun tak banyak orang yang justru ‘faham’ dengan kata “memahami” ini. memang banyak arti yang melekat dalam kata ini, memahami bisa diartikan mengerti tentang sesuatu hal. Banyak orang yang sakit hati dan kecewa karena tidak terlalu mengerti apa makna dari “memahami” ini. banyak hal yang masih tersembunyi, layaknya sebuah misteri, kata inilah yang penuh misteri. seseorang bisa kecewa dengan dirinya sendiri, tak peduli dengan dirinya, tak lagi berfikir baik untuk akhirnya melakukan yang baik untuk dirinya, karena hilangnya makna “memahami” ini, ya… ia tak pernah bisa memaknai kata “memahami” ini, memahami diri sendiri.
Sahabat. terkadang kita tahu seperti apa memahami, tapi kita jarang bisa memaknai lebih dalam kata ini. Sulit memang, begitu banyak kondisi yang harus di hadapi, dan tentunya setiap kondisi yang kita alami harus senantiasa kita fahami, tak hanya banyaknya kondisi yang ada, tapi bagaimana kita bisa memandang setiap kondisi dari berbagai sisi, sehingga akhirnya kita bisa memahami kondisi yang ada, dan kita pun bisa tahu apa yang seharusnya kita lakukan.
Bukankah kita pun sulit untuk memahami diri kita sendiri. Seandainya kita tanyakan itu pada diri sendiri, saya yakin tak banyak orang yang akan menjawab “ya” dengan tegas bahwa ia sudah memahami dirinya sendiri. Banyak faktor yang menyebabkan mengapa terkadang kita tak mampu untuk memahami diri sendiri. Ketika pada kondisi tersulit yang sedang kita hadapi, banyak orang yang berputus asa dengan apa yang dihadapinya, seakan semuanya sulit, sangat sulit, ia tak tahu apa yang harus dilakukan lagi, seakan tak ada lagi jalan yang bisa di lalui untuk lepas dan akhirnya berlari dari semua kondisi tersulit ini, bukankah hal ini terjadi ketika kita tak memahami diri sendiri, kita tak pernah faham alur hidup yang kita inginkan, kita tak faham seperti apa kelebihan yang kita miliki, kita tak faham kekuatan apa yang kita miliki, kita tak faham betapa sempurnanya Allah menciptakan kita dengan segala potensi yang maha dahsyat yang kita miliki, kita tak faham apa yang menyebabkan kondisi tersulit itu terjadi pada kita, begitu banyak ketidakfahaman kiat dengan diri sendiri.
Sahabat, pernahkah kita sejenak untuk merenungi diri sendiri, dikeheningan malam yang lembut, hanya kita dan Dia yang hadir, mencoba menanyakan pada diri sendiri apa sebenarnya yang kita inginkan? apa hal yang membuat kita bahagia? apa kelemahan yang selama ini mengakar dalam diri kita? apa kelebihan yang menjadi kekuatan yang dimiliki? apa hal terindah yang ingin kita rasakan? apa hal yang sudah kita lakukan untuk orang-orang di sekitar kita? berapa banyak dosa yang sudah kita lakukan? berapa kebaikan yang sudah kita lakukan? tanyakan semua yang ada dalam diri kita, bisakan kita jawab, maka seharusnya kita bisa menjawabnya.
Bukan hanya ketika kondisi tersulit yang bisa membuat kita hilang arah, bukankah tidak sedikit orang yang diberi kenikmatan, bergelimang harta, jabatan dan semua yang seharusnya membbiat semuanya bahagia, tapi banyak yang justru tidak merasakan kebahagiaan hidup, yang ada hanya ketakutan, kegundahan dan kegersangan yang ada. Lalu apa yang membuat semuanya takut, kalau bukan karena tidak memahaminya diri sendiri.
Coba kita lihat ke luar sana, lihatlah anak-anak kecil yang bermain begitu riang dan cerianya ia bermain, menendang bola, memainkan boneka, tersenyum, tertawa, menari di tengah kebun bunga yang indah. Apa yang membuat mereka seperti itu? bukankah mereka bisa tersenyum, tertawa, bahagia karena mereka tahu apa yang bisa membuat mereka tersenyum, mereka tahu boneka amat lucu, bola amat berharga untuk dimainkan, bunga betapa menyejukkan dan tarian yang membahagiakan.
sahabat…cobalah kita fahami diri kita ini, banyak hal yang bisa kita lakukan, banyak hal yang sebenarnya kita inginkan, banyak hal yang tersimpan dalam diri kita dan belum kita temukan…. (to be continued)
January 5, 2009
Menyelami makna dan hakikat cinta

Cinta, satu kata yang rasanya tidak akan pernah lepas dari ucapan manusia. Satu kata yang memiliki makna banyak, sehingga bermacam-macam orang mengartikan kata cinta ini. Ada yang mengartikan bahwa cinta adalah ketika ada dua orang insan yang saling menyayangi, mengasihi. Ada pula yang mengatakan bahwa, cinta adalah pengorbanan, cinta adalah memberi, menyayangi, dan masih banyak makna cinta, sehingga tidak sedikit yang khirnya menyalahartikan makna cinta ini.
(more…)
December 26, 2008
Kekuatan Sang Pemenang

Saat ini, begitu banyak fenomena di mana sebagian besar generasi muda kita berada dalam ketertinggalan dan keputusasaan, menjalani hidup tanpa arah tujuan yang jelas, selalu kalah oleh keadaan dalam setiap kondisi, mereka tidak memiliki semangat dalam menghadapi hidup, yang ada hanyalah rasa takut, takut untuk melangkah, takut untuk berbicara, takut dalam mengambil keputusan, dan takut dalam mengahadapi hidup. Seakan tak ada lagi harapan dalam hidupnya, yang ada hanya kegamangan, tak ada lagi percaya diri, yang ada hanyalah rasa pesimis, “saya tidak bisa, saya gagal”. Padahal seandainya kita merenungkan hakikat penciptaan manusia ialah untuk menjadi seorang pemenang, yang memiliki semangat dalam hidupnya, optimis, punya harapan dalam setiap langkahnya, dan yakin akan apa yang dilakukannya.
(more…)
December 25, 2008

Adakalanya kelemahan dan keputusasaan itu muncul dalam diri kita, tentu saja karena ada alasan dan satu hal yang membuat rasa itu muncul. Tapi hebatnya adalah, saat kelemahan dan keputusaasaan tiu muncul, seakan ia menjadi pusat kendali dimana kekuatan kita berada dalam genggamannya, ia mampu megubah setiap mata yang bersinar menjadi redup, menjadikan telinga menjadi tertutup, saraf-saraf menjadi tak optimal hingga membuat koordinasi tubuh pun tak seimbang, bahkan tubuh yang begitu kuat pun menjadi begitu tak berdaya, sehingga semuanya menjadi tak begitu baik.
Banyak sekali fenomena yang bisa kita lihat, jangan terlalu jauh kita mencarinya, lihat saja diri kita, berapa kali kelemahan dan keputusasaan itu hadir dalam hari-hari kita, atau mungkin setiap hari kita merasakannya. Disadari atau tidak, ia berpengaruh besar dalam hidup kita, ia mampu membuat senyum menjadi tatapan sinis, ia mampu mengubah kebahagiaan yang seharusnya hadir menjadi hal yang tidak membahagiakan. Saat kita kehilangan sesuatu yang kita sayangi, mendapat nilai yang kurang begitu bagus, atau ketika akademik kita terjun payung (baca: turun) dan hal-hal lain yang tidak pernah kita harapkan.
(more…)
November 30, 2008
12 Nopember 2008
::deni-shinichi::
pukul 19.30 WIB

Konsep diri yang seharusnya setiap orang memilikinya akan menjadi sebuah kekuatan yang mampu menjaga keteraturan dalam setiap aktivitas yang kita lakukan, baik secara keinternalan dalam diri kita atau dalam hubungan keseharian dengan lingkungan, mulai dari lingkungan terdekat bahkan yang asing bagi kita. Sebuah konsep yang mejadi kerangka akan terbentuknya sebuah sifat yang nantinya akan menjadi sebuah karakter yang melekat dalam behaviour seseorang, baik atau tidaknya performa yang akan muncul adalah hasil dari konsep diri yang dimilikinya, yang akan terlihat dari aktivitas dan tingkah laku, mulai dari cara berbicara, rangkaian kata yang nantinya akan menjadi sebuah kalimat yang akan diucapkan dan didengar oleh lawan bicara kita, sehingga orang yang berbicara dengan kita mampu menilai seperti apa dan bagaimana performa kita hanya dengan mendengar kata yang kita ucapkan, walaupun memang tidak secara general itu menjadi sebuah parameter. Kita akan bisa membandingkan, antara orang yang sedang lemah semangat dan gairah hidupnya dengan orang yang memiliki semangat dan motivasi yang tinggi, hanya dengan melihat secara dzohir, mulai dari saat dia berbicara, sikap dan lainnya, walaupun kita tidak bisa juga mengatakan bahwa orang yang terlihat diam adalah orang yang tidak punya semangat, atau sebaliknya, orang yang aktif dan banyak berbicara adalah orang yang bersemangat dan mempunyai motivasi yang tinggi. Tapi setidaknya sebagai manusia, kita mampu menilai secara objektif dari dengan sudut pandang yang berbeda, sehingga kesimpulan yang kita ambil bukan hanya sekadar dugaan atau bahkan tebakan.
(more…)
November 13, 2008
Kadang mimpi kita hadir di setiap jejak waktu yang kita lewati, ia sekan menjadi penyemangat di hari-hari kita, auranya yang senantiasa menjadikan wajah cerah, ia seakan menjadi bayang nyata yang menemani langkah, meski ketika ku sentuh belum mampu ku genggam, tapi hanya menunggu waktu saja genggaman itu nyata, Sering rasanya ia menemani setiap waktu disaat muhasabahku tiba, tapi mimpi itu bukan khayalan kosong yang menjanjikan dunia yang kosong, mimpi itu menjadi penyemangat bagiku, disaat kelemahanku datang, entah kenapa, ia seakan menjadi nyata saat kutatap lekat, begitu dekat, sangat dekat.
Jalan panjang yang saat ini kita lalui adalah rangkaian klasik kehidupan yang akan terus menjadi jejak dalam episode hidup, banyak jalan yang harus kita pilih untuk mencapai tujuan akhir perjalanan kita, seperti halnya kita menyusuri lorong panjang yang gelap dan begitu banyak lorong yang ada dihadapan kita, namun semuanya sama “Gelap!!!”, mungkin kita berharap akan adanya cahanya yang setidaknya menerangi langkah kaki kita, walau hanya sebuah keremangan cahaya, tapi itu cukup untuk mmbuat kaki kita melangkah di kegelapan. Begitulah hidup kita, jalan itu banyak sekali, gelap dalam arti yang tersirat, tapi bukan berarti gelapnya jalan adalah kesesatan, namun semua itu hanyalah gambaran jalan untuk kita menggapai masa depan kita, ya..gelap, karena memang kita tidak tahu seperti apa dan menjadi apa kita di lembaran waktu yang belum kita singgahi. Layaknya sebuah lilin dalam gelapnya lorong, mimpi itulah yang setidaknya akan memberikan setitik cahaya untuk kita dapat melewati jalan yang gelap itu, ya…mimpi itu layaknya sebuah harapan yang senantiasa akan menyala dalam diri kita, ia tak kan pernah mati ketika kita nyalakan, kecuali karena keegoan yang ada pada diri kita yang akan membuatnya padam, mimpi itulah yang menjadi kekuatan setiap orang yang memilikinya.
Mimpi adalah kekuatan yang sangat dahsyat, mimpi bukanlah angan kosong, ia akan menajdi nyata saat kita mampu menjaga dan berusaha meyakinkan bahwa ia adalah sesuatu yang akan kita genggam suatu saat nanti…Kawan, milikilah mimpi dalam hidup kita, jangan biarkan ia padam dalam kehidupan ini, nyalakan ia kembali, karena ia adalah teman kita dalam setiap kesendirian kita…
bermimipilah…jadilah sang pemimpi layaknya judul sebuah novel yang menjadi pembangun jiwa…
::shinichi::
November 11, 2008