Posts filed under 'curahan rasa'

hilangnya yang kumiliki

terkadang rasa nimkat terasa begitu dalam, sesaat begitu hilangnya sesuatu yang kita miliki hilang. ya Allah, begitu kuasanya Kau…(nanti lanjutin nulisnya tentang: hilangnya yang kumiliki hehe…)

Add comment February 9, 2009

expo edition hehehe…

syila1

ini fotonya syila..ponakannya deni!!!

semangat sang ksatria…wahaha….!!!

ayungini adik deny…ayunk namanya…!!!lucu kan!!!

2 comments December 14, 2008

kuhembuskan terakhir kalinya…

kadang sulit sekali untuk memahami diri sendiri, bahkan aku lebih memahami orang lain di banding diriku yang selalu hadir dalam bayang hidupku. bukan karena tak tahu siapa diriku, bukan karena tak tahu apa yang kurang dan lebih dalam diriku, aku pun tahu kemana kaki harus kulangkahkan dalam menyusuri jalan hidupku. Aku tak ingin hariku terlewat seakan tak ada yang bermakna, bahkan hanya kesiaan yang kudapat..

biar hanya bungkam yang menjawab setiap kesunyian selama aku masih bernafas untuk terus istiqomah dijalanNya, aku tak ingin egois, mengejar kebaikan untuk diri sendiri, tak peduli dengan mereka yang ada si sekelilingku, aku tak ingin menjadi orang yang pura-pura buta tak melihat, pura-pura tuli dengan keadaan sekitarku, biar orang mengatakan aku hanya seorang pecundang yang memimpikan indahnya syurga,,, tapi ku yakin jalan ini lah yang kupilih, aku tak ingin menjadi orang yang terjatuh di jalan ini, aku tak ingin menjadi orang yang kecewa dengan jalan yang kupilih, karena Allah sajalah yang menjadi sandaran dan harapanku, bukan manusia yang mengajariku kebaikan, bukan manusia yang mengajakku kepada terangnya jalan ini, tapi DIAlah yang menjadi harapan dan tempat kusandarkan segala-galanya, sehingga takkan pernah aku kecewa, karena aku tak berharap kepada mereka yang disekelilingku.

Cukup sudah kudengar banyak mereka yang kecewa dengan jalan ini, entah apa yang diharapkan sehingga kekecewaan itu hadir, apakah karena mereka dan jalannya tak seindah apa yang diharapkan, sehingga ia kecewa. Jatuhlah ia, tak ada lagi rasa yang menjadi penguat, seperti halnya dulu ia berazzam, hanya ada ketidaksetujuan dan ketidakpedulian akhirnya, bukan…bukan…karena tak mengerti, tapi lelah dengan apa yang terjadi.

betapa bergeloranya semangat saat awal menyusuri jalan ini, begitu indahnya bersama menyusuri jalan, tapi kini hanya sendiri meninggalkan tawa dan senyum saat perjalanan itu dilalui…ia berhenti, entah karena tak ingin melhat indahnya senyum yang tersirat di wajah teman-teman seperjalanannya. Ya..seberapa dahaganya aku, lemah atau tak mampu aku melangkah, aku tak kan berhenti, aku takkan berpisah dengan mereka yang senantiasa bersama melangkah menjejaki setiap jengkal jalan terjal ini…

biarlah hanya Allah saja yang memutuskan, sampai nafas ini kuhembuskan terakhir kalinya, biarlah aku yang menanggung betapa beratnya jalan yang kupilih, karena aku tak sendiri, aku masih memilikiNya, Ia yang Maha Besar, dan dekat dengan ku melebihi urat nadiku..biarlah,,,

Saat kubuka jendeala kamarku disepertiga malamNya, kutatap lekat ke luar yang penuh dengan kabut yang senantiasa membuai setiap insan yang terlelap. kurasakan masih mengalir darah  dalam nadiku, betapa segarnya udaranya, tapi begitu sulitnya kutitikan air mata syukurku padaNya, Ia yang telah membimbing aku menyusuri jalan ini, aku coba bersujud agar keangkuhan ini sirna, kerasnya hati mejadi lembut bersama air wudhu yang kutaburkan disetiap tetesnya, entah sulit sekali…di gelapnya sudut kamarku, kutatap lekat berharap Ia hadir memelukku erat, sehingga aku bisa menangis iba dipangkuannya, merasakan tenang dan luluhnya hati ini di hadapanNya, kuatatp langit-langit kamarku bersama untaian do’a yang menuai harap, mencoba mencari ketenangan tandusnya jiwa saat itu,,, teruntai do’a-do’a yang kupanjatkan, menanyakan pada hati, seangkuh apa dirimu, sehingga begitu sulitnya engkau luluh…

terdiam, hanya berharap ku bisa menangis di pelukkanNya, samapi aku tertidur kembali, dan tanpa kembali, sehingga tak ada waktu yang mengangguku…

::jejaksatria::

3 comments November 18, 2008

Telaga Itu Aku

waktu itu lagi kuliah AI, deni duduk di depan seperti biasanya, ya…dengan semangat baru, sekarang selalu berusaha duduk paling depan. Tapi entah kenapa rasa kantuk itu selalu saja ada, aneh, wajar sih, akhir-akhir ini sudah jarang olahraga lari keliling dunia, eh…gym maksudnya.

Kalo diem dan dengerin dosen aja pasti ngantuk, yah…terpaksa mengalihkan aktivirtas, yang tadinya mendengarkan dosen, sekarang tambah sambil nulis ga jelas di buku kecil pemberian seseorang. Karena lagi kumat melownya, gak tau deg yang ditulisnya jelas apa gak, yang penting supaya gak ngantuk, mendingan nulis, tadinya mau nulis bahan yang dikuliahkan, tapi karena lagi TIMED OUT jaringannya, mending nulis yang laen aja deh.

Lagian, akhir-akhir ini perasaan sering ga enak, di hantui rasa takut tapi gak tau takut apa, perasaan jarang nonton hantu ngesot deh…hahaha… ada yang sedikit berubah dari diri yang saat ini, beberapa target terlalaikan, sering kelelahan gak jelas, tapi pas periksa kata ibu dokter yang di FMIPA, gak kenapa2, anemia juga gak, terus males makan pula.

kembali ke tulisan deh, setidaknya tulisan ini menggambarkan keadaan deni saat itu..

telaga

” Telaga itu terkadang mengering, lumutnya pun menghilang, tak lagi riak yang ada tapi air yang semakin kering hanya batu dasar yang tinggal, hanya pohon yang menyaksikan telaga saat itu. Mereka hanya dapat menatap airmata tandus dengan mengayunkan setiap daun kering untuk menemani telaga yang semakin sepi….Hanya harap yang ada dalam tanya yang hinggap. Kenapa tak ada air yang singgah walau hanya sebentar saja, tak lagi ikan yang tersenyum dalam kejernihannya, namun tulang-belulang rasa takut yang tersisa, Tak jua brurung yang mau lagi hadir utnuk sekedar mampir melepas hausnya rimba kehidupan. Entah kenapa semakin menyepi. Mentari semakin ganas dengan terangnya, menyeruak hari-hari yang semakin gersang baginya. Dahan pohon terus meranggas menyatakan ketidaksetujuannya terhadap alam. Rumput pun mengering seakan setuju dengan apa yang dikatakan pepohonan itu, dan akhirnya ia pun terbakar.

(more…)

2 comments November 9, 2008

tilawahku…

astagfirullah…

hari ini 19 september 2008, kenapa ada sedikit ganjalah di hati…

biasanya setiap hari menjadi hari-hari yang terindah bagiku…senyumku, candaku…

pokonya semua yang kulewati hari-hariku, terasa begitu indah…

Add comment September 19, 2008


 

November 2009
M T W T F S S
« Sep    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Pages

ilkomerz

sahabat

Archives

Categories

Pesan Buat Denie

Iedul Fitri

Recent Comments

FEM on my gallery
ria on about me
anggun on Activity Management [Manajemen…
?? on about me
Woman on Activity Management [Manajemen…

Blog Stats

Meta

Categories

Tags

bagun QL yuk cinta edCoustic mimpi move senyum shaffix tilawah

Top Posts

Recent Posts