Archive for October, 2008

Renungan

Kisah Inspiratif : Tetap semangat meski Cuma

setengah badan, bagaimana dengan kita?

Banyak di antara kita yang terkadang tidak semangat dalam menjalani hidup, tidak semangat dalam menjalani pekerjaan dan karirnya. Adalah Peng Shulin, seorang yang tetap semangat meski hanya setengah badan, bagaimana kisahnya……

Kisah yang akan saya ceritakan ini merupakan kisah nyata yang terjadi di China… begini kisahnya :

Suatu ketika di tahun 1995, Peng Shulin mengalami kecelakaan hebat. Kecelakaan ini menyebabkan tubuh Peng Shulin terbagi menjadi dua bagian, yaitu bagian kepala hingga pinggang sepanjang 78 cm dan sisanya pinggang ke bawah.

Peng Shulin kemudian di rawat di sebuah RS di China. Selama 12 tahun, Peng Shulin berbaring tanpa bisa berjalan, karena tubuhnya yang hanya tinggal 78 cm itu sama sekali tidak memiliki paha. Lutut maupun kaki. Dokter yang menangani Peng Shulin berjumlah lebih dari 20 dokter, hanya berusaha agar bagaimana Peng Shulin tetap bertahan hidup. Suatu hari Peng Shulin berkeinginan untuk kembali berjalan lagi. Keinginan ini kemudian di respon oleh pemerintah china.

China mengadakan riset mengenai kemungkinan ini. Hingga akhirnya hasil riset ini memberikan sebuah jawaban yang melegakan hati Peng Shulin. Pemerintah China membuatkan tubuh bagian bawahnya membentuk seperti telur. Bagian torso Peng Shulin ditutup dengan menggunakan kulit dari kepalanya sendiri. Hingga akhirnya alat ini di cobakan kepada Peng Shulin.

Berkat semangat yang sangat tinggi, Peng Shulin dengan giat berlatih berjalan dengan menggunakan alat ini, hingga akhirnya Peng Shulin dapat berjalan kembali.

di bawah ini adalah foto-foto saat Peng Shulin dengan penuh semangat belajar berjalan

Tidak ada alasan lagi untuk kita mengeluh, tidak bersemangat…

kita yang sehat dan sempurna harus lebih semangat dan bersyukur atas nikmat yang ada

regards,

desinichi-jejaksatria

1 comment October 22, 2008

kepemimpinan #21

Kelembagaan Mahasiswa Dalam Mencetak Generasi Perubahan Yang Mampu Bergerak Dari Kampus Ke Negara”

(desinichi-jejaksatria)

Mahasiswa sebagai insan akdemis yang mempunyai idealiseme dan nilai-nilai yang masih terjaga memiliki potensi yang sangat besar dalam terwujudnya perubahan di masyarakat. Gelar “agent of change” yang berikan kepada mahasiswa seharusnya menjadi sebuah dorongan atau motivasi bagi mahasiswa, karena itu artinya masih ada sebuah harapan dan beban yang diberikan oleh masyarakat kepada mashasiswa untuk menjadi insan yang kelak akan membawa perubahan ke arah yang lebih baik. Indonesia yang saat ini berada dalam keadaan yang sulit dengan berbagai masalah yang tidak hentinya melanda negeri ini, membuat masyarakat semakin kesulitan. Begitu kompleksnya permasalahan negeri ini, bencana alam terjadi dimana-dimana, mulai dari tsunami, gempa di Jogja, lumpur lapindo, banjir dan lainnya, belum lagi dengan kondisi perekonomian negara yang sedang diguncang dengan ancaman krisis, apalagi dengan mental korupsi yang seakan sudah mendarah daging di tubuh para birkokrat dan secara tidak menyadari masyarakat kita pun melakukannaya baik dari masyarakat bawah sampai konglomerat sekalipun, entah akan seperti apa ibu pertiwi ini. Masyarakat Indonesia yang sebagian besar adalah petani yang menyebabkan Indonesia disebut sebagai negara agraris bahkan pernah merasakan swasembada pangan. Namun, sangat ironis ketika lahan pertanian semakin habis tergantikan oleh gedung-gedung tinggi yang mewah, industri-industri yang semakin menjamur, dan yang lebih menyakitkan adalah adanya kekuasaan yang menindas ketika lahan pertanian yang menjadi “syurga” bagi para petani digusur habis oleh mereka yang haus akan kepuasan materi yang tak pernah memikirkan orang lain. Indonesia yang dulu hijau karena pertaniannya, kini pemandangan itu berubah menjadi kabut-kabut asap yang menjadi limbah industri, akankah icon sebagai negara agraris akan tetap melekat pada Indonesia? .

Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa Indonesia sangat kaya akan sumberdaya alamnya, termasuk sumberdaya pertanian. Bahkan, seorang pakar ekonomi menyebutkan bahwa produk-produk pertanian Indonesia akan mampu bersaing dengan produk-produk negara-negara ASEAN lainnya. Namun permasalahannya, sebagaimana telah banyak disebutkan di atas, Indonesia masih sangat lemah dalam pengelolaan sumberdaya manusia. Kelemahan ini diperparah dengan rumitnya sistem birokrasi di negeri ini. Kelemahan-kelemahan ini jelas akan menghambat berkembangnya kemajuan-kemajuan di dalam bidang pertanian. Oleh karena itu, memang benar adanya bahwa dunia pendidikan memberi arti penting dalam melakukan perubahan-perubahan yang menuju pada perbaikan negeri ini. Bagaimana tidak, kualitas sumberdaya manusia Indonesia yang nantinya akan berperan untuk mengelola sumberdaya negeri ini akan tergantung dari bagaimana pola pendidikan yang diterapkan. Dengan kata lain, lahirnya karakter-karakter unggulan manusia Indonesia tergantung pada pendidikan dan perguruan tinggilah yang menjadi ujung tombak dalam menghasilkan karakter-karakter itu.

Ketika kita berbicara mengenai perubahan yang sebenarnya tidak terlepas dari kepemimpinan, karena dengan kepemimpinan lah kita akan mampu membuat sebuah perubahan, hal ini tidak akan terlepas dari sebuah keterampilan yang harus kita miliki dalam menyongsong perubahan itu, baik perubahan dalam bidang ekonomi, social budaya, politik dan yang akan kita tekankan adalah bidang pertanian yang menjadi potensi terbesar yang di miliki negeri kita ini. Seharusya kita mampu berfikir, kenapa Negara kita belum menjadi Negara yang termaju dari Negara lain, padahal kita memiliki ribuan pulau, lautan yang begitu luas, hutan yang begitu hijau, dan sumber daya alam yang begitu melimpah, bahkan sampai saat ini pun kita masih mengimpor beras, kedelai dan hasil pertanian yang lain yang seharusnya kita yang mengekspor ke Negara lain.

Perguruan tinggi yang seharusnya menajadi tumpuan bangsa ini dalam menciptakan insan-insan cerdas memiliki peranan besar bagi kemajuan negeri kita ini, kerana di sanalah mahasiswa dididik, baik secara ilmiah ataupun dalam penegembangan diri di luar kemampuan akademik, dengan berbagai organisasi mahasiswa yang berada di dalamnya, yang sebenarnya menjadi sebuah miniatur negara di lingkungan kampus. Karena itu, mahasiswa dan organisasi mahasiswa memilki peranan yang besar pula demi kemajuan pertanian Indonesia. Seharusnya dengan organisasi mahasiswa inilah, perguruan tinggi dapat mencetak mahasiswa yang memiliki keterampilan dalam kepemimpinan dan kepedulian sosialnya kepada masyarakat sekitar. Ini dapat menjadi modal awal agar bangsa ini dengan pertaniannya dapat bersaing dengan negara yang lain khususnya ASEAN, karena sumber daya manusianya yang mampu bersaing dan memiliki kapabilitas yang baik.

Perguliran kepemimpinan kampus akan segera dimulai, disanalah harapan-harapan akan bermunculan, akan adanya sebuah kepemimpinan yang mampu membawa perubahan ke arah yang lebih baik. Mulai dari TPB, Fakultas, Himpunan Profesi, Unit Kegiatan Mahasiswa, dan tingkat Universitas akan menggelar ajang ”pertandingan” bagi pemimpin-pemimpin bangsa ini. Kampus mempunyai peran yang besar dalam menentukan masa depan bangsa ini. Oleh karena itu, kelembagaan mahasiswa pun akan turut mempunyai andil yang besar dalam menghasilkan sumber daya yang unggul, karena di sanalah wadah dalam pengemgangan soft skill bagi mahasiswa. Apakah kita akan jadi pemain, penonton atau tidak dua-duanya sama sekali, minimal kita mampu menjadi penonton yang akan meramaikan setiap ”pertandingan”, yang juga mempunyai peran besar pada sang pemain. Ayo kita sukseskan ajang ”pertandingan” kepemimpinan ini, mulai dari fakultas sampai universitas. Ketika kita menginginkan akan adanya sebuah perubahan yang lebih baik, maka yakinkan bahwa kita pun termasuk orang yang berusaha membantu untuk membuat perubahan ke arah yang lebih baik lagi. Optimalkan kelembagaan mahasiswa yang ada di lingkungan kampus, pastikan bahwa diri kita menjadi orang yang dapat berpartisipasi dalam perubahan, sehingga lahir ah pemimpin yang memiliki idealisme yang mampu bergerak dari kampus ke negara.

6 comments October 22, 2008

You Are Not Alone

Adalah bukan hal yang menyenangkan ketika harus hidup berpisah jauh dari keluarga. Kuliah seringkali menjadi salah satu penyebabnya. Senang, alhamdulillah, dreams come true nih. Sedih, duh, harus berpisah dengan orang-orang yang disayangi. Penuh harapan, semoga, ini adalah pilihan yang terbaik. Agak cemas juga, di tempat yang baru nanti bisa senyaman dengan yang sekarang tidak ya? mungkin inilah dulu yang sering kufikirkan, ketika pertama kali mendapatkan surat yang paling berharga dalam hidupku dari salah salah satu universitas yang berprestasi di indonesia, ya..IPB, Institut inilah yang menjadi pilihanku ketika mendaftar di jalur PMDK. Hasilnya…aku lolos dan diterima menjadi mahasiswa di sana. Ya..Aku harus meninggalkan kampung halamanku, mungkin hanya untuk beberapa tahun saja, tapi waktu terasa berat, bukan karena aku tidak terbiasa berpisah dengan keluarga di rumah, karena sejak kelas satu sma aku sudah kost. Tapi yang membuat aku takut, temanku, tempatku, prestasiku, apakah sama seperti yang dulu pernah hadir dalam hidupku,,,ah..mungkin itu hanya ketakutanku saja.

Namun, mau tidak mau..aku harus tetap berangkat menuju kampus tercinta, dengan tas cangklongku yang selalu ku bawa, dan tas besar yang ku jinjing, aku pun pergi, Ibu terus menangis dan tak henti-hentinya memelukku, kakak perempuanku pun juga, walau bagaimanapun aku tak bisa menyembunyikan kesedihanku, dengan tangisku di pelukan ibuku. Ah…ibu, nanti aku kembali. Itu awal yang pernah singgah dalam hidupku, “Aku sendiri, ah..bayang itu menemani perjalananku”…

Laa takhof wa laa tahzan, jangan takut dan jangan bersedih hati. Di sinilah indahnya Islam. Dalam QS Al Hujuraat ayat 10, Allah berfirman, Innamal mukminunal ikhwah, sesungguhnya orang-orang beriman itu bersaudara. Artinya, di manapun kita berada, walaupun jauh dari sanak keluarga, namun, ketika kita bersama dengan orang-orang yang beriman, pada hakikatnya kita tengah berkumpul dengan saudara kita pula.

Ah…benar, itu hanya ketakutanku saja, disana aku disambut…oh indahnya, aku bertemu dengan kawan dekatku…oh senangnya…

Don’t worry, be happy. Berada di tempat yang baru, bertemu dengan orang-orang baru, dengan lingkungan dan kebiasaan yang baru, memang bisa menimbulkan stres kalau tidak siap. Namun, berada di tempat yang baru, adalah juga berarti kesempatan untuk mendapat teman baru, bertambah sahabat dan memperbanyak saudara.

Imam Ghazali mengatakan bahwa persaudaraan antara orang beriman semata-mata karena iman adalah persaudaraan yang kukuh. Maka berbahagialah mereka yang menjalin persaudaraan karena ikatan iman, dengan orang-orang shaleh di sekitarnya, di rumah, kontrakan, kos, kampus, fakultas, organisasi, paguyuban, di mana saja. Apalagi di lembaga dakwah kampus, tempat berkumpulnya orang-orang shaleh yang satu fikrah, satu visi dan misi, satu tujuan, yang saling beramal jama’i dalam dakwah.

Persaudaraan di antara dua orang, kata Imam Ghazali, akan sempurna hanya apabila keduanya berteman untuk satu tujuan, sehingga mereka seperti satu jiwa. Hal ini akan mengharuskan mereka berdua untuk saling berpartisipasi dalam keadaan senang dan susah. Sebesar persaudaraan ini, sebesar pula seseorang akan merasakan nikmatnya dakwah menuju Allah dan nikmat bergabung dalam barisan Islam.

Nikmat saling menolong, saling memberi, saling berkunjung, akan mendatangkan nikmat yang lain pula, yaitu cinta Allah, sebagaimana sabda Rasulullah saw, ”Sesungguhnya Allah swt berfirman, ’Berhak atas cinta-Ku, (yaitu) orang-orang yang saling mengunjungi karena-Ku. Berhak atas cinta-Ku, (yaitu) orang-orang yang saling mencintai karena-Ku. Berhak atas cinta-Ku, (yaitu) orang-orang yang saling memberi karena-Ku. Dan berhak atas cinta-Ku, (yaitu) orang-orang yang saling menolong karena-Ku.” (HR. Ahmad dan Al Hakim)

So, let’s get it on. Ke manapun pergi, di manapun berada, yakinlah, you are not alone. Selama kita taat kepada Allah dan Rasul-Nya, dan senantiasa menjalin ukhuwah dengan orang-orang shaleh, maka di situ kita akan mendapatkan keluarga dalam ikatan persaudaraan yang kukuh, teman yang sebaik-baiknya.

”Dan barangsiapa yang mentaati Allah dan Rasul(Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu: Nabi-nabi, para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang shaleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya.” (QS An Nisaa’: 69).

Sudah dua tahun lebih aku di sini, pasti kesedihan itu akan kembali…karena aku akan pergi dari kampusku, menuju perjalanan yang berikutnya…

Tapi kawan, jangan takut, because “You Are Not Alone!!!”

Add comment October 20, 2008

Hidup Adalah Pilihan

Ketika suat saat ada yang menanyakan kepada kita, “untuk apa anda hidup?”, apa yang akan kita jawab pasti berbeda dengan orang lain, setiap orang akan punya jawaban sendiri-sendiri, ada yang menjawab “ingin kaya”, “ingin mendapat jabatan”, “ingin berfoya-foya dan bersenang-senang”, dan lainnya. Kita punya alasan sendiri dengan jawaban kita yang kita berikan.

Setiap manusia yang terlahir ke bumi ini, dari mulai ia masih dalam bentuk sperma dan ovum, yang kemudian terjadi proses pembuahan di dalam rahim sang ibunda, kemudian menyatu dan semakin lama sel itu terus membelah, dari dua menjadi empat, kemudian menjadi delapan, menjadi enam belas dan terus membelah hingga akhirnya terbentuklah embrio dengan melalui proses morulla, blastula, gastrula (betul ga yah..??), hingga sembilan bulan lamanya ibunda tercinta mengandung embrio yang kemudian menjadi bentuk manusia yang sangat unik yang sering kita sebut “bayi”, yang akhirnya terlahir ke muka bumi dengan perjuangan keras antara hidup dan mati sang ibunda.

Benarkah kita terlahir sebagai seorang pemenang? kalau jawabnya ya, lalu kenapa masih banyak orang yang berputus asa, mengapa masih banyak orang hilang semangat hidupnya seakan tak ada lagi harapan. Apa makna yang terkandung dalam kata pemenang itu sendiri, apakah dengan banyaknya harta, jabatan atau yang selalu membuat kita puas.

pernahkah kita merenungkan kejadian dalam hidup kita? coba kita flash back tentang bagaimana saat ini kita bisa berada di bumi ini, ketika jutaan sperma, bayangkan!!! jutaan sperma, bukan lagi 10, 20,100 semacam lomba yang kita sering ikuti, sekali lagi jutaan sperma yang berjuang berlomba untuk dapat membuahi satu sel telur, hanya satu sel telur, dan di antara jutaan sperma itu adalah kita yang juga ikut berlomba. Tapi percayakan anda, bahwa andalah yang berhasil memenangkan persaingan itu, andalah yang berhasil membuahi sel telur itu, hingga lahirlah anda yang saat ini.

ya, kita adalah pemenang dalam hidup kita, layaknya sebuah permainan sepak bola maka kita yang menjadi pemainnya, kita yang menentukan akan di bawa ke mana permainan kita, kitalah yang mencetak goal, bukan orang lain yang hanya menonton dan menyoraki setiap permainan kita, lalu pertanyaanya, seberapa besar pengaruh penonton dalam setiap permainan kita, mungkin banyak yang akan terus menyemangati kita, tapi tak sedikit yang terus dan terus menyudutkan kita, mencoba membuat permainan kita tidak stabil.

seperti itulah hidup, bagai permainan sepak bola, ada pemain, ada penonton atau ada yang sama sekali tidak dalam kategori keduanya, atau bisa disebut tidak mian dan tidak juga nonton. Mau jadi apa kita, menjadi pemainkah, yang mampu menggiring bola mendekati gawang dan kemudian menggoalkannya, atau menjadi seorang penonton yang hanya mampu berteriak menyoraki setiap kejadian dalam permainan itu, tapi tak bisa menggiring apalagi menggoalkan bola, atau bahkan kita hanya mau menjadi orang yang tidak melakukan apapun dan tidak akan menghasilkan apapun.

Teman, ketika kita menjadi pemain, maka wajarlah ketika kita harus terjatuh, kemudian luka dan sebagainya, itulah risiko yang akan kita dapatkan ketika kita menjadi seorang pemain. Sesungguhnya, kegagalan itu tidan ada dalam kamus kehidupan sang pemenang, tapi yang ada adalah pelajaran, ketika seorang thomas alfa edison terus mengalami percobaan untuk membuat bola lampu, hingga hampir seribu kali ia belum berhasil, bayangkan kalau seandainta pada percobaan ke sepuluh ia sudah berputus asa untuk tidak melanjutkan perobaannya, maka tak akan kita rasakan terangnya lampu di rumah kita. Kawan, ketika kita berhenti karena sebuah tantangan yang kita hadapi, maka sebatas itulah kemampuan kita, bukan bisa atau tidak bisanya kita menjadi seorang pemenang ketika kita bermain, tapi masalahnya adalah mau atau tidak mau kita berusaha untuk menjadi pemenang.

Hidup itu adalah pilihan setiap harinya, semangatkah yang ada dalam diri kita ataukah kelemahan yang senantiasa ada dalam menemani hari-hari kita, itu semua adalah pilihan. Apakah ketika kita tidak semangat, kita hanya akan menunggu ada orang yang akan menyemangati dan memotivasi kita? sebenarnya motivasi bukan dari orang lain, orang lain hanya mampu menyampaikan sesuatu kepada kita, tetapi motivasi itu ada dalan diri kita yang sering kita sebut “self motivation”. Sebesar apapun masalah yang sedang kita hadapi, jangan sampai kita kalah oleh keadaan, semua pasti ada jalannya, kalaupun hari ini kita menjadi orang yang murung karena masalah yang sedang kita hadapai, apakah masalah itu akan selesai dengan kita murung? apakah masalah akan selesai dengan kita marah? jawabannya..TIDAK!!! apalagi kalau kita harus lari dari masalah, itu semua tidak akan menjadikan kita keluar dari masalah, tapi justru membuat semuanya semakin parah. Semuanya pilihan…kembali kepada kita, yang mana yang akan kita pilih.

Kawan, jadilah sang pemain yang punya kemauan untuk terus berusaha hingga akhirnya kita mampu menjadi seorang pemenang, jangan pernah kalah oleh keadaan, jadilah orang yang mampu membuat keadaan menjadi lebihbaik dan luarbiasa.

Ingat!!! Jangan menunggu motivasi dari orang lain, motivasilah diri sendiri sehingga kita mampu memotivasi orang lain akhirnya.

Senantiasa tersenyum dan bakarlah semangat….

:::dsinichi-jejaksatria:::

Add comment October 20, 2008

asa dalam penantiannya

sesaat hadir dalam diamnya

ia pun bicara tanpa kata

tak biasanya ia menyapa

kosong…yang tengah bersisa

bayang indahmu saat ini bercerita

kapan terakhir kau hadir???

mencoba aku mengingatnya

birlah rasa terdalam itu kini kusimpan dalam kalbu
tak ada yang tahu
kecuali Dia yang Maha Tahu
biarlah semuanya bungkam
seakan hanya sunyi yang terpendam

hingga saatnya nanti rasa dan asa itu berlabuh

walau sering aku terjatuh
entah kapan…aku tak tahu

hingga tibanya waktu

2 comments October 17, 2008

Cintai Allah Yuk…!!!

” Cinta…kau manis tanpa gula

kau indah nan mempesona

oh…cinta, aku tak berdaya

kau begitu sempurna”

cie….hehe…

kalo orang lagi jatuh cinta ntu kali puisi nyang cocok buat die,

Gejala yang terjadi ketika pasien JATUH CINTA

1. Selalu mengingat yang dicintainya hingga koma (waha…)

2. Kekaguman yang berlebihan

3. Rela berkorban dalam keadaan meriang sekali pun

4. Ridha

5. Takut (apalagi kalau kehilangan..)

6.  Mengharap dalam dosis tinggi

7.  Mentaati segala yang di inginkan si Target., hee…

segera hubungi DOKTER CINTA…

rasanya dunia milik berdua yang lain ngontrak (atau ngekost kali ya..). fenomena yang wajar ketika seseorang jatuh cinta, bisa berubah 36000 derajat Celcius (lho…), yang tadinya kagak puitis, wuiih..kalo lagi falling in love (bener ga tulisannya???) pasti jadi orang yang paling puitis, rasanya dunia terasa indah dipandang, pokoknya beuh semuanya terasa begitu indah (lebay…).

Namun teman, tak sedikit orang yang kecewa karena cinta, sakit hati dan akhirnya menimbulkan kebencian yang begitu besar bahkan sampai ada yang mengakhiri hidupnya karena yang namanya CINTA.  apakah ada yang salah dengan CINTA? apa sebenarnya yang terjadi dengan kata CINTA itu sendiri?

Sesungguuhnya cinta itu adalah fitrah yang dimiliki oleh kita sebagai manusia yang normal, ia ada dalam hati kita, dalam naluri kita, ia muncul kapanpun, bahkan setiap detik. Cintanya seorang ibu kepada anaknya, sampai ia rela bersusah payah selama 9 bulan, tidur tidak nyenyak, tak cukup sampai disitu, ia  pun menyusui dan menyayangi si bayi, jangankan di cubit orang, ia rela mengejar nyamuk sampai dapet ketika si nyamuk menghisap darah si bayi (subhanallah..)…

Tahukah kawan, siapa yang paling mencintai kita sebenarnaya, ibu kita kah? ayah? kakak? adik? atau si diakah? (wahaa…langsung negative thinking neh…) maksudnya teman kita?…

pasti kita akan menjawab ibu (kebanyakan orang)…

ternyata Dilah ALLOH yang maha mencintai, maha menyayangi, Ialah yang lebih mencintai kita…

percaya?

coba kita merenung sejenak, siapa yang membuat jantung ini berdegup tak hentinya sampai saat ini kau masih mampu bernafas, siapa yang memberikan rizki dan nikmat hingga sampai saat ini kita masih bisa menatap dunia, tersenyum, tertawa… bukankah Alloh yang memberikannya kepada kita tanpa meminta bayaran. Begitu sayangnya Ia pada kita. Pertanyaannya, sebesar apa CINTA yang kita miliki untuk kita berikan pada-Nya???

” Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayatNya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal”

yupz..kawan, sesungguhnya cinta yang paling tinggi tingkatannya yang harus kita capai dan senantiasa kita jaga adalah cinta pada Allah, sehingga dengan ini kita akan merasakan ketenangan yang luar biasa karena yang kita Cintai selalu dekat dengan kita bahkan lebih dekat dari pada urat nadi kita.

So…kalo Alloh adalah Dzat yang paling kita cintai, maka jangan keget kalau gejala-gejala di atas akan kita alami selama kita masih bernafas, bahkan sampai ke akhirat..(wah…dahsyat kan?), cirinya terdapat dalam QS. Al-anfal:2.

Tentunya Kekaguman kita pada_Nya amat sangat besar, bagaimana tidak, Ia memberikan segala hal untuk kita, mau tahu ayatnya…

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang (Al-Fatihah:1)”

wajar dong, kalo kita sering menyebut-nyebut Nama orang yang kita kagumi, tul gaK???

selain itu juga, kita pasti akan rela berkorban untuk yang kita cintai, untuk Allah, seperti yang Alloh firmankan dalam ayat di bawah

Dan di antara manusia ada orang yang mengorbankan dirinya karena mencari keridhaan Allah; dan Allah Maha Penyantun kepada hamba-hamba-Nya. (Al-Baqarah:207)

Ketaatan pun akan kita berikan padanya, rasa takut dan mengharap, hanya kepada-Nya sebagai Dzat yang paling kita cintai . Itulah hakikat cinta yang paling tinggi kepada yang Maha tinggi, semoga kita adalah hamba yang dapat merasakan cinta-Nya yang agung, yan begitu manis.

Itulah cinta tertinggi, ada beberapa tingkatan cinta, mau tahu?

  • Cinta menghamba —hanya dengan Allah —untuk menyembah atau mengabdikan diri (QS. 2:21 )
  • Mesra —dengan Rasulullah dan Islam —untuk diikuti
  • Rasa rindu —dengan Mukminin (keluarga atau jamaah)— untuk saling kasih sayang dan saling mencintai (QS. 48:29 , 5:54 , 55 dan 56 )
  • Curahan hati — untuk kaum Muslimin umumnya — untuk persaudaraan Islam
  • Rasa simpati — pada manusia umumnya — untuk dida’wahi
  • Hubungan hati — hanya dengan benda-benda — untuk memanfaatkan

So..Cintailah Cinta fren, jangan tertipu dengan Cinta semu yang hanya akan menjauhkan kita dengan Yang Maha Mencinta, jangan terpedaya dengan keindahan Cinta yang palsu yang hanya mengedepankan kepuasan nafsu si Syaithan, karena ia manis saat menawarkan keindahannya.

” Cinta Kepada Allah

Cinta Rasul, Cinta Ibu Bapak

Cinta, kepada Ummat

Cinta Kepada Ketenangan”


“Cinta indah dalam hati, Menuai benih ketenangan dalam naluri…menyemai indah bunga hati…

mengukir taman indah syurgawi..Cinta Hakiki, Cinta Illahi”

2 comments October 15, 2008

Hari ini milikku…

kawan…terkadang kita seringkali menyesali apa yang terjadi pada kita

entah kejadian tahun lalu, ,bulan lau, minggu lalu, hari yang lalu, 1 jam yang lau. 1 menit yang lau, 1 detik yang lalu, dan semua yang telah kita lalui. Tahukan kawan, semua itu hanya akan membuat kita mengingat masa lalu, dan akankah kita sibuk dengan yang telah berlalu.

jalanilah hari ini, biarkan yang lalu menjadi sebuah pelajaran yang paling berharga…

kawan, hari kemarin adalah masa lalu kita yang tak akan pernah kembali, hari esok adalah masa depan yang kita tidak tahu apa yang akan terjadi dan hari ini adalah kenyataan dan hari ini adalah milik kita.

sesal hanya akan membuat asa kita semakin pudar, mengahapus semua angan dan cita yang selama ini mencoba untuk terus mengakar dalam relung harapan diri kita, ia hanya akan membuat mata yang bersina semakin redup tak terang dalam gelap dan kerasnya hidup kita, ia hanya akan membuat telinga ini tertutup tak mendengar gemuruh alam yang sebenarnya menyemangati kita, ia hanya akan membuat lida ini kelu wala hanya untuk mengatakan “semangat!!!”, berat dan seakan tak mampu untuk berkata apa lagi untuk bangkit, sehingga wajahpun tak lagi indah bercahaya, karena hanya ada sesal dan putus asa dalam kamus kita di hari itu.

Sesal itu pun hanya akan menyisakan kepedihan yang melumpuhkan langkah, pdahal teman, perjalanan kita masih begitu panjang, begitu banyak kelelahan yang menghalangi jejak kita, walaupun kita tidak akan tahu kapan kita akan berhenti, lalu akankan langkah ini akan terhenti hanya karena terbebani oelh rasa sesal yang ada. kawan, tataplah ke depan, jalan ini masih terbentang, masih ada hari ini, masih ada hari esok yang akan menemani dan menghitung seberapa jauh sudah kita melangkah.

Tersenyumlah, buang jauh rasa sesal dalam dada yang hanya akan membuat kita sesak, yakinlah perihnya diri kita, pedihnya luka, masih tak seberapa di banding dengan nikmat yang Ia berikan, masih banyak saudara kita yang tak seberuntung kita, mereka kehilangan harapan di hari-harinya, tak ada lagi kebahagiaan di mata mereka, yang ada hanya harapan kosong.

Ingat teman, hari ini milik kita yang akan menjadi saksi menjadi siapa dan apa diri kita, lihatlah…pohon masih tegak berdiri samabil melambaikan hijaunya daun, bunga pun masih bermekaran, lebah pun masih terbang menjelajahi hari-harinya, airpun masih terus mengalir. ” Langkah kita akan terhenti ketika waktu pun sudah terhenti”..

Kawan, memang benar terkadang kita perlu motivasi dari orang lain, tapi tahukan kawan…semangat itu akan ada ketika kita mampu memotivasi diri kita di setiap waktunya…

Ukirlah hari ini, dengan keindaan warna warni duniamu..(jejaksatria)

7 comments October 12, 2008


 

October 2008
M T W T F S S
« Sep   Nov »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Pages

ilkomerz

sahabat

Archives

Categories

Pesan Buat Denie

Iedul Fitri

Recent Comments

FEM on my gallery
ria on about me
anggun on Activity Management [Manajemen…
?? on about me
Woman on Activity Management [Manajemen…

Blog Stats

Meta

Categories

Tags

bagun QL yuk cinta edCoustic mimpi move senyum shaffix tilawah

Top Posts

Recent Posts